TCI F0623 2-Fluoro-6-nitrophenol adalah senyawa fenol tersubstitusi yang membawa gugus fluoro pada posisi orto dan gugus nitro pada posisi orto lainnya terhadap hidroksil aromatik. Di laboratorium sintesis organik, bahan ini berperan sebagai *building block* terfluorinasi, yaitu bahan awal berukuran kecil yang sudah membawa pola substitusi tertentu sehingga kimiawan tidak perlu membangunnya dari nol. Kombinasi tiga gugus fungsi pada satu cincin benzena membuat senyawa ini menjadi titik tolak yang praktis untuk membangun kerangka heterosiklik, turunan aminofenol, maupun senyawa target yang lebih rumit dalam riset kimia medisinal dan material.
Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih terletak pada tatanan elektroniknya. Gugus nitro bersifat penarik elektron kuat sehingga mengaktifkan cincin aromatik terhadap reaksi substitusi nukleofilik aromatik, sementara atom fluor memberikan titik reaktif sekaligus modulator sifat elektronik dan lipofilisitas jika dipertahankan pada produk akhir. Gugus hidroksil fenolik menyediakan pegangan untuk alkilasi, asilasi, maupun pembentukan eter, dan pada fenol orto-nitro umumnya terbentuk ikatan hidrogen intramolekul yang memengaruhi kelarutan serta perilaku kromatografinya. Ketiga sifat tersebut membuat satu bahan dapat diarahkan ke banyak jalur sintesis berbeda.
Bagi laboratorium di Indonesia, bahan seperti ini biasanya dipakai di laboratorium riset perguruan tinggi, pusat penelitian kimia organik, serta laboratorium pengembangan bahan aktif farmasi. Kemasan kecil 1 g dan 5 g cocok untuk skala penelitian dan optimasi kondisi reaksi, sehingga peneliti dapat mencoba beberapa rute tanpa membeli bahan dalam jumlah besar. Ukuran ini juga meringankan pengelolaan limbah kimia dan penyimpanan di laboratorium yang ruangnya terbatas.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 17
- Sintesis senyawa heterosiklik terfluorinasi, karena kerangka fenol orto-nitro merupakan prekursor klasik menuju benzoksazol dan sistem cincin terkondensasi lain setelah tahap reduksi gugus nitro.
- Pembuatan turunan aminofenol terfluorinasi melalui reduksi gugus nitro, sehingga peneliti memperoleh dua gugus nukleofilik berdekatan yang siap disiklisasi menjadi struktur target.
- Reaksi eterifikasi dan alkilasi fenolik untuk menyiapkan pustaka senyawa analog, karena gugus hidroksil mudah dideprotonasi dan direaksikan dengan berbagai elektrofil alkil.
- Studi substitusi nukleofilik aromatik di kelas praktikum lanjut maupun riset, sebab gugus nitro yang mengaktifkan cincin memudahkan pengamatan pengaruh substituen terhadap laju reaksi.
- Penyiapan intermediet riset kimia medisinal, mengingat motif aromatik terfluorinasi banyak digunakan untuk mengatur sifat metabolik dan keterikatan senyawa kandidat pada target biologisnya.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1526-17-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; rincian tampilan dan warna mengikuti label serta Certificate of Analysis bawaan lot |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, sesuai anjuran pada label produsen |
Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari sumber panas maupun bahan pengoksidasi dan pereduksi kuat. Gunakan wadah asli dari produsen atau botol kaca amber bertutup rapat bila perlu dipindahkan, dan beri label ulang lengkap dengan nama, nomor CAS, serta tanggal pembukaan. Penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Sebagai senyawa nitroaromatik, hindari pemanasan berlebihan dan kontak langsung dengan kulit. Tutup kembali segera setelah dipakai untuk mencegah penyerapan uap air, dan buang limbah melalui jalur limbah kimia organik terhalogenasi sesuai prosedur laboratorium.
—
