TCI H0186 Hydroquinone adalah senyawa difenol dengan dua gugus hidroksil pada posisi para yang dikenal luas sebagai inhibitor polimerisasi dan antioksidan di laboratorium kimia material. Perannya paling menonjol pada penanganan monomer vinilik seperti akrilat, metakrilat, dan stirena, yaitu mencegah terjadinya polimerisasi dini selama penyimpanan, distilasi, maupun penanganan bahan. Dengan menangkap radikal bebas yang memicu rantai reaksi, hidrokuinon menjaga monomer tetap berada dalam kondisi siap pakai. Selain itu, senyawa ini juga berperan sebagai reduktor klasik dalam kimia analitik dan pernah menjadi bahan pokok pengembang fotografi, sehingga namanya sangat familier di berbagai laboratorium.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kemampuan redoks reversibel antara bentuk hidrokuinon dan kuinon, yang membuatnya sangat efektif meredam radikal bebas pada konsentrasi kecil sekalipun. Senyawa ini berupa padatan kristalin putih yang mudah larut dalam air panas, etanol, dan eter, sehingga fleksibel digunakan dalam sistem berair maupun organik. Perlu diperhatikan bahwa hidrokuinon cenderung menggelap saat terpapar udara dan cahaya akibat oksidasi permukaan, dan hal ini menjadi indikator visual mutu bahan. Grade TCI memberi keseragaman lot yang penting karena dosis inhibitor yang tidak konsisten dapat mengubah perilaku polimerisasi secara signifikan.
Di Indonesia, hidrokuinon banyak dipakai laboratorium riset polimer, laboratorium kimia perguruan tinggi, serta laboratorium pengujian bahan yang menangani resin dan monomer reaktif. Pilihan kemasan 25 g dan 500 g mengakomodasi baik penggunaan skala praktikum maupun kebutuhan stabilisasi monomer dalam jumlah lebih besar. Karena bahan ini tergolong iritan dan diatur pemanfaatannya pada produk tertentu, laboratorium di Indonesia umumnya mencatat penggunaannya dengan tertib dan menyimpannya terpisah dari bahan pengoksidasi.
- Inhibitor polimerisasi pada penyimpanan monomer akrilat dan metakrilat, karena kemampuannya menangkap radikal bebas mencegah pembentukan polimer dini yang merusak mutu monomer.
- Stabilisator selama distilasi monomer reaktif, sebab penambahannya menekan risiko polimerisasi termal yang dapat menyumbat kolom serta membahayakan jalannya proses pemurnian.
- Antioksidan pada formulasi riset resin dan perekat, karena hidrokuinon memperlambat reaksi oksidatif yang menurunkan kestabilan bahan selama penyimpanan maupun pengujian.
- Reduktor dalam prosedur kimia analitik dan elektrokimia, sebab pasangan redoks hidrokuinon–kuinon memberikan perilaku potensial yang terdefinisi dan mudah diamati secara eksperimental.
- Bahan praktikum kimia organik dan fisik mengenai reaksi redoks fenol, karena perubahan warna serta perilaku oksidasinya mudah diamati dan dijelaskan kepada mahasiswa.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 123-31-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymerization Inhibitors |
| Ukuran kemasan | 25 g, 500 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin putih yang dapat menggelap akibat paparan udara dan cahaya |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, gelap, wadah tertutup rapat |
Simpan hidrokuinon dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena paparan udara serta cahaya mempercepat oksidasi yang ditandai perubahan warna menjadi kecokelatan. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, basa kuat, dan sumber panas. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, masker debu, dan jas laboratorium saat menimbang, serta bekerja di lemari asam atau area berventilasi baik karena bahan ini bersifat iritan terhadap kulit, mata, dan saluran pernapasan. Hindari kontak langsung dan jangan menghirup debunya. Tumpahan disapu secara kering tanpa menimbulkan debu beterbangan, lalu area dibersihkan. Kumpulkan limbah padat dan larutan dalam wadah limbah kimia berlabel sesuai prosedur laboratorium.
- Hotta (2011). The Hydroquinone Debate. Plastic Surgical Nursing doi:10.1097/psn.0b013e31822d0f07
- Patil dkk. (1998). Hydroquinone, Quinone, and Amine Functionalized Polyolefins. Macromolecules doi:10.1021/ma971564z
- Matveeva dkk. (2001). Optical evidence of electrochemical modification of polyaniline induced by tetra-fluoro-hydroquinone. Synthetic Metals doi:10.1016/s0379-6779(01)00307-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
