Hecogenin adalah senyawa steroid yang digunakan dalam berbagai penelitian biokimia dan farmakologi. Sebagai salah satu senyawa yang termasuk dalam keluarga steroid, Hecogenin memiliki struktur kimia yang kompleks dan berperan dalam studi tentang metabolisme steroid, aktivitas biologis, serta pengembangan obat. Produk ini sering digunakan dalam laboratorium untuk analisis kimia, sintesis senyawa aktif, dan uji aktivitas biologis.
Hecogenin memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan berbagai reagen dan substrat dalam reaksi kimia. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan analisis. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Hecogenin menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan kestabilan kimia selama proses eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Hecogenin digunakan dalam berbagai bidang ilmu seperti farmasi, bioteknologi, dan kimia organik. Bahan ini menjadi komponen penting dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, analisis metabolit, dan studi tentang efek fisiologis senyawa steroid. Dengan sifatnya yang spesifik, Hecogenin sangat relevan untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan akurasi.
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa steroid dalam sampel biologis
- Sintesis senyawa aktif dalam penelitian farmakologi dan obat
- Uji aktivitas biologis untuk mengevaluasi efek fisiologis senyawa
- Penelitian tentang metabolisme steroid dalam tubuh manusia
- Pengembangan produk farmasi berbasis senyawa steroid
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 467-55-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Steroids |
| Ukuran kemasan | 100mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Hecogenin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus disimpan dalam wadah yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Camoutsis dkk. (2006). On the Formation of 4‐[N,N‐Bis(2‐chloroethyl)amino]phenyl Acetic Acid Esters of Hecogenin and Aza‐Homo‐Hecogenin and Their Antileukemic Activity.. ChemInform doi:10.1002/chin.200608162
- Camoutsis dkk. (2005). On the formation of 4-[N,N-bis(2-chloroethyl)amino]phenyl acetic acid esters of hecogenin and aza-homo-hecogenin and their antileukemic activity. Il Farmaco doi:10.1016/j.farmac.2005.07.006
- CAMOUTSIS dkk. (2005). Synthesis and cytogenetic studies of structure–biological activity relationship of esters of Hecogenin and aza-homo-Hecogenin with ,-bis(2-chloroethyl)aminocinnamic acid isomers. Steroids doi:10.1016/j.steroids.2005.02.018
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
