Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 126-19-2

Sarsasapogenin, CAS 126-19-2, TCI A3192

Sarsasapogenin, CAS 126-19-2, TCI A3192

Identitas Kimia

No. CAS
126-19-2
PubChem
CID 92095·SID 468590164
Rumus molekul
C27H44O3
Berat molekul
416.6 g/mol
Kemurnian
>95.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(1R,2S,4S,5'S,6R,7S,8R,9S,12S,13S,16S,18R)-5',7,9,13-tetramethylspiro[5-oxapentacyclo[10.8.0.02,9.04,8.013,18]icosane-6,2'-oxane]-16-ol
SMILES
C[C@H]1CC[C@@]2([C@H]([C@H]3[C@@H](O2)C[C@@H]4[C@@]3(CC[C@H]5[C@H]4CC[C@H]6[C@@]5(CC[C@@H](C6)O)C)C)C)OC1
InChIKey
GMBQZIIUCVWOCD-WWASVFFGSA-N
Harga reguler Rp 2.411.850,00
Harga reguler Rp 1.702.050,00 Harga obral Rp 2.411.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sarsasapogenin adalah senyawa kimia alami yang termasuk dalam kategori saponin, yang memiliki struktur kompleks dan berperan penting dalam berbagai penelitian bidang kehidupan. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk eksperimen terkait farmakologi, biokimia, dan penelitian obat. Sarsasapogenin diperoleh dari sumber alami seperti tanaman tertentu dan digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis. Karena sifatnya yang aktif secara biologis, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang mengeksplorasi efek farmakologis dan mekanisme kerja senyawa alami.

Sarsasapogenin memiliki karakteristik yang membuatnya menarik untuk penggunaan dalam laboratorium. Senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki kemurnian tinggi, sehingga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi. Selain itu, senyawa ini memiliki aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan yang membuatnya menjadi bahan penting dalam penelitian terapi alternatif dan pengembangan obat. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, sarsasapogenin juga digunakan dalam penelitian yang mengeksplorasi efeknya terhadap sel dan jaringan.

Di laboratorium Indonesia, sarsasapogenin digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah yang berkaitan dengan bidang kehidupan dan kesehatan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada pengembangan obat tradisional, penelitian biomedis, dan studi tentang senyawa alami. Peneliti lokal menggunakan sarsasapogenin untuk menguji efeknya terhadap berbagai kondisi penyakit dan untuk memahami mekanisme kerja senyawa alami dalam tubuh manusia.

Brosur TCI (PDF)

  • Penelitian farmakologi untuk menguji efek senyawa alami terhadap sel dan jaringan
  • Pengembangan obat tradisional berbasis senyawa alami dengan aktivitas biologis
  • Eksperimen biokimia untuk memahami mekanisme kerja senyawa saponin
  • Studi tentang aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan dalam lingkungan laboratorium
  • Penelitian terapi alternatif yang memanfaatkan senyawa alami untuk pengobatan penyakit

Merek TCI
Nomor CAS 126-19-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
Ukuran kemasan 25mg, 100mg
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung

Sarsasapogenin sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Bahan ini tidak mudah terdegradasi, tetapi perlu dihindari kontak dengan air atau bahan kimia berlebihan. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari paparan langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan konsistensi senyawa dalam eksperimen ilmiah.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.