Sarsasapogenin adalah senyawa kimia alami yang termasuk dalam kategori saponin, yang memiliki struktur kompleks dan berperan penting dalam berbagai penelitian bidang kehidupan. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk eksperimen terkait farmakologi, biokimia, dan penelitian obat. Sarsasapogenin diperoleh dari sumber alami seperti tanaman tertentu dan digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis. Karena sifatnya yang aktif secara biologis, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang mengeksplorasi efek farmakologis dan mekanisme kerja senyawa alami.
Sarsasapogenin memiliki karakteristik yang membuatnya menarik untuk penggunaan dalam laboratorium. Senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki kemurnian tinggi, sehingga cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi. Selain itu, senyawa ini memiliki aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan yang membuatnya menjadi bahan penting dalam penelitian terapi alternatif dan pengembangan obat. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, sarsasapogenin juga digunakan dalam penelitian yang mengeksplorasi efeknya terhadap sel dan jaringan.
Di laboratorium Indonesia, sarsasapogenin digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah yang berkaitan dengan bidang kehidupan dan kesehatan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada pengembangan obat tradisional, penelitian biomedis, dan studi tentang senyawa alami. Peneliti lokal menggunakan sarsasapogenin untuk menguji efeknya terhadap berbagai kondisi penyakit dan untuk memahami mekanisme kerja senyawa alami dalam tubuh manusia.
Brosur TCI (PDF)
- Steroids 2026-07-28 · hal. 8
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 5
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 52
Produk TCI terkait
- Penelitian farmakologi untuk menguji efek senyawa alami terhadap sel dan jaringan
- Pengembangan obat tradisional berbasis senyawa alami dengan aktivitas biologis
- Eksperimen biokimia untuk memahami mekanisme kerja senyawa saponin
- Studi tentang aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan dalam lingkungan laboratorium
- Penelitian terapi alternatif yang memanfaatkan senyawa alami untuk pengobatan penyakit
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 126-19-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung |
Sarsasapogenin sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan suhu tinggi. Bahan ini tidak mudah terdegradasi, tetapi perlu dihindari kontak dengan air atau bahan kimia berlebihan. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari paparan langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan konsistensi senyawa dalam eksperimen ilmiah.
- López dkk. (2006). New bisfuran derivative from sarsasapogenin. Steroids doi:10.1016/j.steroids.2005.07.009
- Moon dkk. (2012). Sarsasapogenin stimulates melanogenesis in melan-a cells. Planta Medica doi:10.1055/s-0032-1321360
- Rahman dkk. (1998). Microbial transformation of sarsasapogenin by Fusarium lini. Phytochemistry doi:10.1016/s0031-9422(98)00403-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsSteroidsPhytosteroids [Steroids]
- Cell BiologyCell Signaling and NeuroscienceCytokines, Growth Factors and Hormones
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








