Peimine adalah senyawa alkaloid yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam penelitian tentang aktivitas biologis dan mekanisme kerja senyawa-senyawa tertentu. Peimine sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain atau sebagai bahan uji dalam pengujian aktivitas farmakologis. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk memahami interaksi molekuler dan efek biologis senyawa-senyawa organik.
Peimine memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini biasanya tersedia dalam bentuk padat kristalin dan memiliki aroma yang khas. Karena sifatnya yang alkalin, Peimine dapat bereaksi dengan asam atau basa, sehingga perlu diperhatikan dalam proses penyimpanan dan penggunaannya. Karena karakteristik ini, Peimine dipilih sebagai bahan uji dalam penelitian yang membutuhkan reaktivitas kimia yang terukur.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Peimine digunakan untuk penelitian di bidang biokimia, farmasi, dan ilmu lingkungan. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium penelitian yang fokus pada pengembangan obat, analisis senyawa alami, dan studi tentang aktivitas biologis senyawa organik. Dengan adanya Peimine, para peneliti dapat memperluas pemahaman tentang interaksi molekuler dan efek senyawa pada sistem biologis.
Brosur TCI (PDF)
- Alkaloids 2025-10-10 · hal. 3
- Steroids 2026-07-28 · hal. 8
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 3
- Peimine digunakan dalam penelitian aktivitas farmakologis untuk memahami efek biologis senyawa tertentu.
- Bahan ini cocok untuk analisis kromatografi dalam identifikasi senyawa alkaloid.
- Peimine sering diterapkan dalam sintesis senyawa kimia untuk pengembangan obat baru.
- Bahan ini digunakan dalam uji toksisitas untuk mengevaluasi dampak senyawa pada sel hidup.
- Peimine berperan dalam studi interaksi molekuler untuk memahami mekanisme kerja senyawa alami.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23496-41-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids |
| Ukuran kemasan | 5mg, 25mg |
| Bentuk fisik | Padat kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Peimine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang sensitif terhadap kelembapan, wadah penyimpanan harus dilengkapi dengan penutup yang rapat dan bahan desikant. Dalam proses penggunaan, peimine harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan bahan kimia yang bersifat asam atau basa untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- (2015). Study on accumulation law of peimine in different Fritillaria thunbergii cultivar. China Journal of Chinese Materia Medica doi:10.4268/cjcmm20150310
- Wang dkk. (2025). Peimine inhibits cell proliferation and migration of breast cancer via regulating the O-GlcNAcylation of USP41. International Immunopharmacology doi:10.1016/j.intimp.2025.114108
- Huang (2024). Peimine ameliorates LPS-induced acute lung injury by regulating Nrf2 and NF-κB pathways. American Journal of Translational Research doi:10.62347/ulsh9862
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAlkaloidsPiperidine Alkaloids
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsSteroidsPhytosteroids [Steroids]
- Cell BiologyCell Signaling and NeuroscienceCytokines, Growth Factors and Hormones
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use







