2-Amino-5-hydroxybenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekul kompleks yang terdiri dari gugus amino dan hidroksil, sehingga memiliki sifat reaktif yang tinggi. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain, termasuk peptida dan senyawa obat. Dalam laboratorium, senyawa ini juga digunakan untuk mempelajari reaktivitas dan sifat kimia dari senyawa organik.
Karena struktur kimianya yang unik, 2-Amino-5-hydroxybenzoic Acid memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain, seperti gugus karboksilat dan amina. Sifat ini membuatnya sangat relevan dalam reaksi kimia seperti esterifikasi, amidasi, dan reaksi substitusi. Selain itu, senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Banyak institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Eksperimen kimia organik untuk mempelajari reaksi substitusi dan esterifikasi
- Penelitian biokimia terkait aktivitas enzim dan interaksi molekuler
- Pengembangan peptida sintetik yang memerlukan gugus amino dan hidroksil
- Uji kualitas bahan kimia dalam proses analisis kimia dan kromatografi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 394-31-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan.
—

