Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 32066-29-8

Methyl (4-Hydroxybenzoyl)acetate TCI H0828

Methyl (4-Hydroxybenzoyl)acetate TCI H0828

Identitas Kimia

Nama lain
(4-Hydroxybenzoyl)acetic Acid Methyl Ester · Methyl 3-(4-Hydroxyphenyl)-3-oxopropionate · 3-(4-Hydroxyphenyl)-3-oxopropionic Acid Methyl Ester
No. CAS
32066-29-8
PubChem
CID 508465·SID 87571186
Rumus molekul
C10H10O4
Berat molekul
194.19 g/mol
Kemurnian
>93.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl 3-(4-hydroxyphenyl)-3-oxopropanoate
SMILES
COC(=O)CC(=O)C1=CC=C(C=C1)O
InChIKey
VZOFEVHSVUBEPH-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00191516
Harga reguler Rp 4.479.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.479.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0828 Methyl (4-Hydroxybenzoyl)acetate adalah β-ketoester aromatik, yaitu senyawa yang memiliki gugus keton dan gugus ester yang dipisahkan oleh satu atom karbon, dengan cincin aromatik pembawa gugus hidroksil pada posisi para. Susunan seperti ini menjadikannya blok bangunan yang sangat produktif di laboratorium sintesis organik, karena karbon di antara kedua gugus karbonil bersifat asam dan mudah dideprotonasi, sehingga dapat bereaksi dengan beragam elektrofil. Dari satu senyawa ini, peneliti dapat mengakses banyak kerangka molekul berbeda hanya dengan mengganti mitra reaksinya.

Sifat utama yang membuatnya dipilih adalah kemampuannya membentuk cincin heterosiklik dengan cepat. β-Ketoester merupakan bahan baku klasik untuk sintesis pirazol, isoksazol, pirimidin, dan kumarin melalui reaksi kondensasi dengan hidrazin, hidroksilamin, amidin, atau fenol. Kehadiran gugus 4-hidroksifenil menambahkan satu dimensi lagi: gugus fenol tersebut dapat dilindungi, dieterifikasi, atau dibiarkan bebas sebagai pembentuk ikatan hidrogen pada molekul akhir, sebuah fitur yang sering dicari dalam perancangan senyawa bioaktif. Bentuk padatnya juga memudahkan penimbangan akurat untuk reaksi skala kecil.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dipakai oleh kelompok riset kimia medisinal, sintesis senyawa heterosiklik, dan program studi farmasi yang mengembangkan turunan senyawa bioaktif. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk penelitian tugas akhir maupun riset hibah, karena satu gram sudah cukup untuk menjalankan beberapa reaksi kondensasi paralel beserta pemurnian dan karakterisasi produknya.

  • Sintesis pirazol melalui kondensasi dengan hidrazin dan turunannya, karena β-ketoester merupakan pasangan reaksi klasik yang memberikan cincin lima anggota secara efisien.
  • Pembuatan kumarin lewat kondensasi Pechmann atau Knoevenagel, memanfaatkan karbon aktif di antara dua gugus karbonil yang mudah dideprotonasi dalam kondisi ringan.
  • Sintesis pirimidin dan isoksazol dengan amidin maupun hidroksilamin, di mana pola 1,3-dikarbonil menentukan posisi heteroatom pada cincin hasil reaksi.
  • Alkilasi dan asilasi pada posisi karbon aktif, memungkinkan pemasangan rantai samping baru untuk menyusun pustaka senyawa dalam riset kimia medisinal.
  • Modifikasi gugus fenol melalui eterifikasi atau proteksi, sehingga sifat kelarutan dan kemampuan membentuk ikatan hidrogen molekul akhir dapat diatur sesuai kebutuhan.

Merek TCI
Nomor CAS 32066-29-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan (dikemas berdasarkan bobot)
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya matahari langsung. Kelembapan sebaiknya dihindari karena dapat memicu hidrolisis gugus ester secara perlahan dan menurunkan mutu bahan. Jauhkan dari basa kuat dan amina, sebab senyawa β-ketoester reaktif terhadap nukleofil dan basa. Gunakan sudip kering dan bersih saat menimbang, lalu segera tutup kembali wadahnya. Kenakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta bekerja di ruang berventilasi memadai. Ikuti selalu petunjuk label dan lembar data keselamatan bahan dari pemasok.

—