Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5809-23-4

2-(4-Diethylamino-2-hydroxybenzoyl)benzoic Acid TCI D2140

2-(4-Diethylamino-2-hydroxybenzoyl)benzoic Acid TCI D2140

Identitas Kimia

Nama lain
2-Hydroxy-4-diethylamino-2'-hydroxycarbonylbenzophenone
No. CAS
5809-23-4
PubChem
CID 79878·SID 87568582
Rumus molekul
C18H19NO4
Berat molekul
313.35 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-[4-(diethylamino)-2-hydroxybenzoyl]benzoic acid
SMILES
CCN(CC)C1=CC(=C(C=C1)C(=O)C2=CC=CC=C2C(=O)O)O
InChIKey
FQNKTJPBXAZUGC-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00134669
Harga reguler Rp 1.378.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.378.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-(4-Diethylamino-2-hydroxybenzoyl)benzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini merupakan bagian dari kelompok senyawa building blocks yang digunakan untuk membangun struktur molekul kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa aktif farmasi, bahan warna, atau senyawa fungsi tertentu. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, amidasi, dan reaksi substitusi.

Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan cahaya. Karena mengandung gugus amina dan hidroksil, senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Sifat-sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur molekul.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi, kimia organik, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan struktur kompleks dan reaktivitas yang terukur.

  • Sintesis senyawa aktif farmasi untuk pengembangan obat baru
  • Pembuatan bahan warna dalam industri kosmetik dan tekstil
  • Reaksi kimia organik untuk membangun struktur molekul kompleks
  • Penelitian tentang sifat optik dan fotokimia senyawa tertentu
  • Pengembangan material dengan sifat tertentu seperti konduktivitas atau respons terhadap cahaya

Merek TCI
Nomor CAS 5809-23-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 100g
Bentuk fisik Padat, berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik dengan tutup rapat. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan bebas dari kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta gunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.

  • Zhang dkk. (2023). Influence of Hydrogen Bonding on the Photophysical Properties of Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate. Processes doi:10.3390/pr11072077
  • Sobanska dkk. (2011). Simultaneous NP TLC analysis of the sunscreens diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate and octyl methoxycinnamate. Journal of Planar Chromatography – Modern TLC doi:10.1556/jpc.24.2011.3.10
  • Lee dkk. (2026). Risk assessment of diethylamino hydroxybenzoyl hexyl benzoate (DHHB) as a UV filter in cosmetics. Toxicological Research doi:10.1007/s43188-026-00352-0

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.