Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4117-10-6

6-Hepten-1-ol TCI H0949

6-Hepten-1-ol TCI H0949

Identitas Kimia

No. CAS
4117-10-6
Rumus molekul
C7H14O
Berat molekul
114.19 g/mol
Kemurnian
>96.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
hept-6-en-1-ol
SMILES
C=CCCCCCO
InChIKey
UFULDTPDHIRNGS-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 543123
Harga reguler Rp 11.793.600,00
Harga reguler Harga obral Rp 11.793.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0949 6-Hepten-1-ol adalah alkohol rantai lurus tujuh karbon yang membawa gugus hidroksi primer pada satu ujung dan ikatan rangkap terminal pada ujung lainnya. Struktur bifungsional dengan dua gugus yang saling berjauhan ini menjadikannya *building block* yang sangat berguna di laboratorium sintesis organik, sebab peneliti dapat mengolah salah satu ujung tanpa mengganggu ujung lainnya. Senyawa ini kerap dipakai sebagai penghubung fleksibel untuk menyambungkan dua bagian molekul, sebagai bahan awal pembentukan cincin berukuran sedang, serta sebagai bahan uji pada penelitian metodologi reaksi olefin.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah keterpisahan reaktivitas antara kedua gugus fungsinya. Gugus hidroksi primer mudah dioksidasi menjadi aldehida atau asam karboksilat, mudah diesterifikasi, dietkan, atau diubah menjadi gugus pergi untuk reaksi substitusi. Sementara itu, alkena terminalnya sangat cocok untuk reaksi metatesis penutupan cincin, hidroborasi, hidroformilasi, epoksidasi, maupun reaksi adisi radikal. Karena keduanya dipisahkan oleh rantai metilen yang cukup panjang, reaksi pada satu gugus umumnya tidak mengganggu gugus lainnya, sehingga urutan sintesis dapat disusun dengan leluasa. Sebagai cairan pada suhu ruang, senyawa ini juga mudah dipindahkan dengan pipet maupun jarum suntik pada pekerjaan skala kecil.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan pada kelompok riset kimia organik sintesis, kimia bahan alam, serta penelitian bahan pewangi dan bahan antara di perguruan tinggi maupun industri. Tersedianya kemasan 5 g dan 25 g memudahkan penyesuaian antara percobaan penjajakan dan penelitian yang memerlukan bahan lebih banyak, misalnya optimasi kondisi metatesis. Dokumen mutu dari TCI memberi kepastian identitas bahan saat hasil penelitian dilaporkan.

  • Reaksi metatesis penutupan cincin, karena alkena terminalnya merupakan pasangan ideal untuk membentuk cincin berukuran sedang hingga besar dengan katalis rutenium modern.
  • Sintesis senyawa bifungsional, sebab gugus hidroksi dan alkena yang terpisah jauh memungkinkan peneliti memodifikasi kedua ujung molekul secara bertahap dan terkendali.
  • Hidroborasi dan hidroformilasi, mengingat alkena terminal bereaksi secara anti-Markovnikov sehingga menghasilkan turunan berantai lurus yang bernilai pada sintesis bertingkat.
  • Pembuatan bahan antara pewangi dan feromon, karena banyak molekul aroma serta feromon serangga memiliki kerangka rantai tak jenuh dengan gugus hidroksi terminal.
  • Penelitian metodologi reaksi olefin, sebab strukturnya sederhana dan bersih sehingga cocok dipakai sebagai substrat model untuk menguji katalis maupun kondisi reaksi baru.

Merek TCI
Nomor CAS 4117-10-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik sesuai anjuran pada label produsen

Simpan cairan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas, api terbuka, maupun sinar matahari langsung. Karena mengandung ikatan rangkap terminal yang dapat teroksidasi perlahan oleh udara, penyimpanan di bawah atmosfer gas lembam sangat dianjurkan bila botol sering dibuka atau bahan akan disimpan lama. Ambil bahan dengan jarum suntik atau pipet kering dan bersih, lalu segera tutup kembali wadahnya. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bekerjalah di lemari asam. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan buang limbahnya melalui jalur limbah pelarut organik.

  • Wu dkk. (1991). Synthesis of the Enantiomers of 2,6-Dimethyl-6-hepten-1-ol, a Mandibular Gland Secretion of the Male AntLasius niger. Agricultural and Biological Chemistry doi:10.1080/00021369.1991.10870994
  • WU dkk. (1991). Synthesis of the Enantiomers of 2,6-Dimethyl-6-hepten-1-ol, a Mandibular Gland Secretion of the Male Ant Lasius niger.. Agricultural and Biological Chemistry doi:10.1271/bbb1961.55.2667
  • Lee dkk. (1999). ChemInform Abstract: Total Synthesis of (R)‐(‐)‐Sulcatol, (2R)‐6‐Methyl‐5‐hepten‐2‐ol.. ChemInform doi:10.1002/chin.199943270

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.