TCI H0833 cis-4-Hepten-1-ol adalah alkohol primer tak jenuh berantai tujuh karbon dengan ikatan rangkap pada posisi keempat yang berkonfigurasi cis. Geometri ikatan rangkap yang terdefinisi inilah yang menjadikannya bernilai di laboratorium: banyak molekul target, terutama senyawa aroma dan feromon serangga, hanya menunjukkan sifat yang diharapkan bila konfigurasi ikatan rangkapnya tepat. Dengan memakai bahan awal yang geometrinya sudah pasti, peneliti terhindar dari kerumitan mengendalikan stereokimia alkena di tengah rangkaian sintesis maupun memisahkan campuran isomer yang sulit dipisahkan.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kombinasi gugus hidroksil primer yang reaktif dengan alkena cis terisolasi. Alkohol primernya mudah dioksidasi menjadi aldehida, diesterifikasi, diubah menjadi gugus pergi, atau dikonversi menjadi halida untuk reaksi perpanjangan rantai, sementara ikatan rangkapnya dapat tetap dipertahankan bila pereaksi dipilih dengan cermat. Senyawa ini juga dikenal karena karakter aromanya yang khas bernuansa hijau dan segar, sehingga sering muncul sebagai komponen maupun bahan rujukan dalam kajian flavor dan fragrance. Wujud cairnya memudahkan pengukuran volume secara cepat pada pekerjaan skala kecil.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini dipakai oleh kelompok riset kimia bahan alam, teknologi pangan, dan entomologi kimia yang mempelajari senyawa penarik serangga. Kemasan 5 mL dan 25 mL sesuai dengan kebutuhan tersebut, karena analisis aroma dan sintesis feromon umumnya berlangsung pada skala kecil dengan penekanan pada ketelitian identifikasi menggunakan kromatografi gas dan spektrometri massa.
- Sintesis feromon serangga, karena konfigurasi cis pada ikatan rangkap merupakan syarat mutlak agar senyawa hasil dikenali oleh serangga sasaran secara biologis.
- Bahan rujukan pada analisis flavor dan aroma, sebab karakter hijau khasnya menjadikan senyawa ini penanda yang berguna dalam profil aroma bahan pangan.
- Prekursor aldehida tak jenuh melalui oksidasi terkendali, memanfaatkan alkohol primer yang mudah dioksidasi tanpa mengganggu geometri alkena bila pereaksi dipilih tepat.
- Pembuatan ester beraroma melalui reaksi dengan asam karboksilat rantai pendek, menghasilkan turunan yang kerap diteliti dalam pengembangan bahan pewangi.
- Standar internal maupun pembanding pada kromatografi gas, karena waktu retensi dan pola fragmentasinya membantu identifikasi senyawa alkenol pada sampel kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6191-71-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 mL dan 25 mL |
| Bentuk fisik | cairan (dikemas berdasarkan volume) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan gelap; ikuti anjuran penyimpanan pada label |
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari panas, nyala api, serta sinar matahari langsung. Senyawa yang mengandung ikatan rangkap sebaiknya dilindungi dari udara dan cahaya untuk menjaga geometri serta kemurniannya; bila label menganjurkan penyimpanan dingin atau di bawah gas inert, ikuti petunjuk tersebut. Batasi waktu wadah terbuka dan gunakan pipet bersih serta kering setiap pengambilan. Jauhkan dari oksidator kuat. Kenakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam karena senyawa ini beraroma kuat.
—
