Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 22080-96-2

4-Hydroxy-2,6-dimethoxybenzaldehyde TCI H1326

4-Hydroxy-2,6-dimethoxybenzaldehyde TCI H1326

Identitas Kimia

No. CAS
22080-96-2
PubChem
CID 529894·SID 160871082
Rumus molekul
C9H10O4
Berat molekul
182.17 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-hydroxy-2,6-dimethoxybenzaldehyde
SMILES
COC1=CC(=CC(=C1C=O)OC)O
InChIKey
HZWPJAZIRZFCGX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.843.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.843.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H1326 dengan nomor CAS 22080-96-2 adalah 4-Hydroxy-2,6-dimethoxybenzaldehyde, sebuah benzaldehida tersubstitusi yang membawa satu gugus hidroksi fenolik dan dua gugus metoksi pada cincin aromatiknya. Pola substitusi ini sangat menarik bagi kimiawan sintesis karena menyerupai kerangka yang banyak ditemukan pada metabolit sekunder tumbuhan, khususnya golongan fenilpropanoid dan senyawa turunan lignin. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block aromatik untuk membangun molekul yang lebih besar melalui reaksi pada gugus aldehida, sekaligus sebagai bahan pembanding pada penelitian bahan alam.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah keseimbangan antara reaktivitas dan selektivitas yang ditawarkan struktur tersebut. Gugus aldehida menjadi pusat reaksi yang serbaguna untuk kondensasi aldol, reaksi Wittig, reduksi menjadi alkohol, oksidasi menjadi asam karboksilat, maupun aminasi reduktif. Dua gugus metoksi yang mengapit posisi orto memberikan efek elektronik pendorong elektron sekaligus halangan sterik yang memengaruhi arah reaksi, sedangkan gugus hidroksi bebas pada posisi para menyediakan titik modifikasi terpisah untuk eterifikasi atau glikosilasi. Kombinasi ini memungkinkan sintesis bertahap yang terkendali tanpa banyak reaksi samping, dan bentuknya sebagai padatan memudahkan penimbangan presisi.

Laboratorium di Indonesia biasanya memanfaatkan bahan ini di kelompok riset kimia bahan alam, kimia organik sintesis, dan farmasi. Kemiripannya dengan kerangka senyawa fenolik tumbuhan menjadikannya berguna pada penelitian yang mensintesis analog senyawa aktif hasil isolasi dari tanaman obat lokal. Kemasan 1 g dan 5 g cocok untuk pekerjaan skala penelitian, mulai dari penjajakan rute sintesis hingga pembuatan seri senyawa untuk uji aktivitas biologis.

  • Sintesis analog senyawa bahan alam fenolik, karena pola metoksi dan hidroksinya menyerupai kerangka metabolit sekunder tumbuhan yang banyak diteliti aktivitas biologisnya.
  • Bahan awal reaksi kondensasi aldol dan Knoevenagel, sebab gugus aldehidanya reaktif terhadap nukleofil karbon untuk membentuk ikatan karbon-karbon baru.
  • Pembuatan kalkon dan flavonoid sintetik, karena aldehida aromatik teraktivasi ini merupakan pasangan klasik bagi asetofenon dalam kondensasi Claisen-Schmidt.
  • Prekursor sintesis senyawa kandidat obat melalui aminasi reduktif, sebab gugus aldehida mudah diubah menjadi amina sekunder dengan variasi amina yang luas.
  • Bahan rujukan pada studi degradasi lignin dan biomassa, karena strukturnya mewakili unit aromatik termetoksilasi yang muncul sebagai produk penguraian.

Merek TCI
Nomor CAS 22080-96-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat

Simpan senyawa ini di tempat sejuk dan kering dalam wadah aslinya yang tertutup rapat serta terlindung dari cahaya, karena senyawa fenolik dan aldehida umumnya rentan terhadap oksidasi perlahan oleh udara. Botol kaca berwarna gelap merupakan wadah yang paling sesuai, dan penyimpanan di dalam desikator membantu menjaga mutu bahan pada laboratorium beriklim lembap. Gunakan spatula bersih serta tutup kembali wadah segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta jauhkan bahan dari zat pengoksidasi kuat, basa kuat, dan sumber panas.

—