Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3480-87-3

3-Hydroxy-3-phenylpropionic Acid TCI H1394

3-Hydroxy-3-phenylpropionic Acid TCI H1394

Identitas Kimia

No. CAS
3480-87-3
PubChem
CID 92959·SID 172089027
Rumus molekul
C9H10O3
Berat molekul
166.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-hydroxy-3-phenylpropanoic acid
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C(CC(=O)O)O
InChIKey
AYOLELPCNDVZKZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 980.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 980.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H1394 3-Hydroxy-3-phenylpropionic Acid adalah asam beta hidroksi aromatik yang membawa gugus karboksil pada satu ujung rantai tiga karbon dan gugus hidroksil benzilik pada karbon ketiga yang terikat cincin fenil. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini berperan sebagai building block serbaguna karena menyediakan dua gugus fungsi yang berjarak tepat untuk membentuk cincin lakton beranggota empat maupun untuk diubah menjadi turunan lain melalui reaksi dehidrasi, oksidasi, atau esterifikasi.

Sifat yang menjadikan senyawa ini dipilih adalah keberadaan pusat karbon yang mengikat gugus hidroksil sekaligus gugus fenil, sehingga senyawa ini banyak dipakai sebagai substrat atau produk acuan dalam kajian reaksi aldol, reduksi asimetris, dan biokatalisis. Peneliti yang mengembangkan katalis atau enzim penghasil senyawa kiral kerap memerlukan bentuk rasemat sebagai pembanding untuk mengukur kelebihan enansiomer produk. Selain itu, pola beta hidroksi asam mudah mengalami dehidrasi menjadi asam sinamat, sehingga senyawa ini juga berguna untuk menelusuri kondisi reaksi yang perlu dihindari. Gugus karboksilnya memberi kelarutan yang baik dalam larutan basa encer sehingga memudahkan pemisahan dan pemurnian.

Laboratorium di Indonesia memakai bahan ini pada riset biokatalisis, sintesis asimetris, dan pengembangan senyawa antara farmasi di perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Kemasan satu gram dan lima gram sesuai untuk percobaan optimasi kondisi reaksi dan pembuatan bahan pembanding analitik. AMI Scientific menyediakan produk TCI ini untuk mendukung kebutuhan reagen sintesis dengan mutu terjaga.

  • Bahan pembanding riset biokatalisis, karena bentuk rasematnya diperlukan sebagai acuan untuk mengukur kelebihan enansiomer produk hasil reaksi enzimatis.
  • Studi reaksi aldol dan reduksi asimetris, sebab senyawa ini merupakan produk khas yang dipakai menilai kinerja katalis dalam menghasilkan pusat kiral.
  • Sintesis turunan beta laktam dan lakton, mengingat jarak antara gugus hidroksil dan karboksil memungkinkan pembentukan cincin melalui reaksi penutupan intramolekul.
  • Pembuatan senyawa antara farmasi, karena kerangka fenilpropanoat terhidroksilasi merupakan titik awal umum menuju molekul aktif dengan kompleksitas lebih tinggi.
  • Standar analisis kromatografi kiral, sebab senyawa ini kerap dipakai menguji kemampuan kolom memisahkan pasangan enansiomer pada pengembangan metode analisis.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 3480-87-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat, terlindung dari panas dan kelembapan

Simpan bahan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, karena asam beta hidroksi dapat mengalami dehidrasi bila terpapar panas berlebih dalam waktu lama. Penyimpanan dalam lemari pendingin bahan kimia dianjurkan untuk menjaga mutu jangka panjang, dan biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terbentuk embun. Gunakan wadah asli pabrikan atau botol kaca dengan tutup berulir rapat. Bahan bersifat asam sehingga harus dijauhkan dari basa kuat dan bahan yang tidak sesuai. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penimbangan serta penanganan.

  • HASEGAWA dkk. (1998). ChemInform Abstract: Synthesis of (2S)‐2‐Amino‐3‐(2′,6′‐dibromo‐4′‐hydroxy)phenylpropionic Acid (2,6‐Dibromo‐L‐tyrosine).. ChemInform doi:10.1002/chin.199820240
  • Hasegawa dkk. (1998). Synthesis of (2S)-2-amino-3-(2′,6′-dibromo-4′-hydroxy)phenylpropionic acid (2,6-dibromo-L-tyrosine). Journal of the Chemical Society, Perkin Transactions 1 doi:10.1039/a705909d

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.