Methyl 4-Hydroxy-3,5-dimethoxybenzoate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar untuk pembentukan senyawa kompleks lainnya. Dalam penelitian kimia organik, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Senyawa ini memiliki karakteristik kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Struktur molekulnya yang mengandung gugus hidroksil dan dimetoksil memberikan sifat reaktivitas yang baik, sehingga mudah bereaksi dengan berbagai reagen. Karena sifat tersebut, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa bioaktif. Bahan ini juga digunakan dalam pendidikan untuk melatih mahasiswa dalam teknik sintesis dan karakterisasi senyawa kimia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan senyawa bioaktif dalam bidang farmasi
- Eksperimen kimia organik untuk pendidikan tingkat universitas
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 884-35-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan reaksi dengan udara. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
