Ninhydrin adalah pereaksi klasik yang hampir selalu hadir di laboratorium biokimia dan kimia analitik. Senyawa ini merupakan bentuk terhidrat dari indana-1,2,3-trion dan dikenal luas karena reaksinya yang khas dengan asam amino serta amina primer, menghasilkan zat berwarna ungu tua yang populer disebut ungu Ruhemann. Reaksi tersebut menjadi dasar uji kualitatif keberadaan asam amino, deteksi bercak pada kromatografi lapis tipis, serta penetapan kadar secara spektrofotometri. Perannya sederhana namun sangat penting: mengubah senyawa yang tidak berwarna dan tidak terlihat menjadi sinyal visual yang tegas dan mudah dibaca.
Sifat yang membuat ninhydrin dipilih adalah sensitivitasnya yang tinggi terhadap gugus amino bebas serta warna produk reaksinya yang pekat dan konsisten. Prolina dan hidroksiprolina, yang merupakan amina sekunder, memberi warna kuning sehingga pengguna sekaligus memperoleh informasi pembeda jenis asam amino. Bentuk fisiknya berupa padatan kristalin yang mudah dilarutkan dalam etanol, aseton, atau butanol untuk menyiapkan larutan semprot maupun larutan uji. Ninhydrin peka terhadap cahaya dan udara, sehingga larutan yang telah dibuat sebaiknya disimpan dalam botol gelap dan diperbarui secara berkala agar hasil pewarnaan tetap tajam.
Di laboratorium Indonesia, ninhydrin menjadi bahan rutin pada praktikum biokimia di perguruan tinggi, laboratorium pangan yang menganalisis protein dan hasil hidrolisisnya, laboratorium forensik, serta kelompok riset peptida yang memantau jalannya reaksi kopling. Ketersediaan kemasan 5 g, 25 g, 100 g, dan 500 g memudahkan penyesuaian antara kebutuhan praktikum satu semester dan pemakaian rutin laboratorium pengujian bervolume besar.
Brosur TCI (PDF)
- Titration Reagents and TLC Stains 2026-05-07 · hal. 12
- Uji kualitatif asam amino dan protein terhidrolisis, karena reaksi dengan gugus amino bebas menghasilkan ungu Ruhemann yang pekat dan mudah dikenali secara visual.
- Pewarna bercak pada kromatografi lapis tipis maupun kromatografi kertas, sebab bercak asam amino yang semula tidak terlihat menjadi jelas setelah penyemprotan dan pemanasan.
- Pemantauan reaksi sintesis peptida fase padat melalui uji amina bebas, sehingga ahli kimia dapat memastikan langkah kopling telah berjalan tuntas sebelum melanjutkan.
- Penetapan kadar asam amino secara spektrofotometri pada analisis pangan dan pakan, memanfaatkan intensitas warna yang sebanding dengan konsentrasi analit.
- Pengembangan sidik jari laten pada permukaan berpori seperti kertas di bidang forensik, karena residu asam amino dari keringat bereaksi membentuk pola berwarna.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 485-47-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g, 25 g, 100 g, dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan ninhydrin dalam wadah tertutup rapat yang terlindung dari cahaya, misalnya botol gelap atau wadah asli pabrikan yang disimpan di dalam lemari tertutup, pada tempat sejuk dan kering. Hindari paparan udara lembap serta kontak dengan bahan pengoksidasi. Larutan kerja sebaiknya dibuat secukupnya, disimpan dalam botol amber, dan diperbarui berkala karena warnanya dapat menurun seiring waktu. Gunakan sarung tangan nitril dan kacamata pelindung saat menimbang atau menyemprot, sebab ninhydrin mewarnai kulit dengan warna ungu yang sulit hilang. Lakukan penyemprotan di lemari asam.
- Joullié dkk. (1991). Ninhydrin and ninhydrin analogs. Syntheses and applications. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(01)80997-2
- HEFFNER dkk. (1992). ChemInform Abstract: A Synthesis of Two Novel Benzo(f)ninhydrin Analogs: 5‐Methoxybenzo(f) ninhydrin and Thieno(f)ninhydrin.. ChemInform doi:10.1002/chin.199218178
- Heffner dkk. (1991). A Synthesis of Two Novel Benzo[f]ninhydrin Analogs: 6-Methoxybenzo[f]ninhydrin and Thieno[f]ninhydrin. Synthetic Communications doi:10.1080/00397919108019795
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
