Ninhydrin adalah senyawa trikarbonil siklik yang terkenal sebagai pereaksi untuk mendeteksi asam amino, peptida, dan amina primer. Ketika bereaksi dengan gugus amino bebas, ninhidrin menghasilkan pewarna ungu khas yang dikenal sebagai Ruhemann's purple. Reaksi warna yang jelas dan sensitif ini menjadikan ninhidrin salah satu reagen paling klasik dan paling sering dipakai di laboratorium biokimia, kimia analitik, kimia organik, hingga laboratorium forensik. Produk TCI dengan kode I0015 ini tersedia dalam beberapa ukuran kemasan.
Ninhidrin dipilih karena reaksinya spesifik terhadap gugus amina primer dan memberikan perubahan warna yang mudah diamati dengan mata maupun diukur secara spektrofotometri. Sifat ini dimanfaatkan dalam penetapan kadar asam amino, pewarnaan pelat kromatografi lapis tipis, serta uji Kaiser untuk memantau kelengkapan reaksi kopling pada sintesis peptida fase padat. Di bidang forensik, ninhidrin dipakai untuk mengungkap sidik jari laten pada permukaan berpori seperti kertas, karena keringat mengandung asam amino yang bereaksi membentuk jejak berwarna.
Di Indonesia, ninhidrin dibutuhkan oleh laboratorium biokimia dan farmasi di perguruan tinggi, laboratorium pangan yang menganalisis kandungan asam amino, laboratorium sintesis peptida, serta laboratorium forensik. Pilihan kemasan 5g, 25g, 100g, dan 500g memberi keleluasaan bagi pengguna, mulai dari kebutuhan praktikum dan uji sesekali hingga laboratorium analisis rutin yang memerlukan pasokan dalam jumlah besar. Bahan ini juga menjadi bagian penting dalam praktikum biokimia dasar.
Brosur TCI (PDF)
- Titration Reagents and TLC Stains 2026-05-07 · hal. 12
- Pewarnaan pelat KLT: penyemprotan larutan ninhidrin lalu pemanasan memunculkan noda berwarna pada senyawa beramina, sehingga asam amino dan amina mudah dideteksi.
- Uji Kaiser pada sintesis peptida: ninhidrin mendeteksi amina bebas tersisa pada resin, sehingga peneliti dapat memastikan kelengkapan setiap tahap kopling asam amino.
- Penetapan kadar asam amino: intensitas warna Ruhemann's purple sebanding dengan jumlah asam amino, sehingga cocok untuk analisis kuantitatif secara spektrofotometri.
- Pengungkapan sidik jari laten: ninhidrin bereaksi dengan asam amino dari keringat pada kertas dan permukaan berpori, menghasilkan jejak sidik jari yang terlihat jelas.
- Praktikum biokimia dasar: uji ninhidrin merupakan uji kualitatif klasik untuk mengenali protein dan asam amino, sehingga sangat sesuai untuk kegiatan pendidikan.
| Merek | TCI (kode produk I0015) |
|---|---|
| Nomor CAS | 485-47-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan kristal |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan kelembapan, sesuai label TCI |
Ninhidrin berbahaya bila tertelan serta dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Senyawa ini juga akan menodai kulit menjadi ungu bila terkena, karena kulit mengandung asam amino. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas lab, serta siapkan larutan di lemari asam. Simpan padatan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena cahaya dan kelembapan dapat menurunkan mutunya. Larutan pereaksi sebaiknya dibuat segar atau disimpan dalam botol gelap. Rujuk SDS sebelum pemakaian.
- Joullié dkk. (1991). Ninhydrin and ninhydrin analogs. Syntheses and applications. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(01)80997-2
- HEFFNER dkk. (1992). ChemInform Abstract: A Synthesis of Two Novel Benzo(f)ninhydrin Analogs: 5‐Methoxybenzo(f) ninhydrin and Thieno(f)ninhydrin.. ChemInform doi:10.1002/chin.199218178
- Heffner dkk. (1991). A Synthesis of Two Novel Benzo[f]ninhydrin Analogs: 6-Methoxybenzo[f]ninhydrin and Thieno[f]ninhydrin. Synthetic Communications doi:10.1080/00397919108019795
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






