Triallyl Isocyanurate (TAI) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur molekul kompleks. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik, yang merupakan bagian penting dari kimia organik. TAI memiliki struktur yang stabil dan reaktif, memungkinkan pembentukan ikatan baru dengan berbagai grup fungsional lainnya.
TAI memiliki sifat kimia yang unik, yaitu kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi seperti keterikatan radikal bebas dan reaksi silang. Karena telah diproses dengan BHT (butylated hydroxytoluene), senyawa ini lebih tahan terhadap oksidasi dan degradasi, sehingga memperpanjang masa simpan dan kestabilan produk. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, TAI digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan pengembangan bahan kimia baru. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan universitas yang fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia farmasi
- Reaksi silang dalam pembuatan polimer dan bahan komposit dengan sifat tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas radikal bebas dalam kimia radikal
- Pemrosesan bahan baku untuk pembuatan bahan kimia industri
- Pengujian katalis dan mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1025-15-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Triallyl Isocyanurate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang reaktif, sehingga harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Simpan di suhu kamar dan jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidator atau reduktor.
- Matsumoto dkk. (2000). Difference in temperature effect on the polymerizations between triallyl isocyanurate and its isomer triallyl cyanurate. European Polymer Journal doi:10.1016/s0014-3057(99)00129-9
- Pramanik dkk. (2021). E-beam induced crosslinking of highly crystalline Nylon 6: Optimization of Triallyl isocyanurate concentration. Radiation Physics and Chemistry doi:10.1016/j.radphyschem.2021.109587
- Chen dkk. (2022). Synthesis and Properties of Shape-Stabilized Phase Change Materials Based on Poly(triallyl isocyanurate-silicone)/n-Octadecane Composites. ACS Omega doi:10.1021/acsomega.2c00604
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
