Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 498-36-2

DL-Leucic Acid TCI L0104

DL-Leucic Acid TCI L0104

Identitas Kimia

No. CAS
498-36-2
PubChem
CID 92779·SID 87572062
Rumus molekul
C6H12O3
Berat molekul
132.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-hydroxy-4-methylpentanoic acid
SMILES
CC(C)CC(C(=O)O)O
InChIKey
LVRFTAZAXQPQHI-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.545.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.545.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

DL-Leucic Acid adalah asam α-hidroksi bercabang yang secara struktural merupakan analog hidroksi dari asam amino leusin, dengan gugus amino digantikan oleh gugus hidroksil. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini menyediakan dua gugus fungsi reaktif sekaligus, yaitu karboksilat dan hidroksil sekunder, di dalam satu molekul kecil. Kombinasi tersebut menjadikannya bahan awal yang bernilai untuk sintesis ester, laktida, dan polimer terdegradasi. Bentuk rasemat DL menandakan bahwa kedua enantiomer hadir dalam campuran setara, sehingga bahan ini cocok bagi pekerjaan yang tidak menuntut kemurnian optik tertentu.

Sifat yang membuat DL-Leucic Acid banyak dipilih adalah keberadaan rantai samping isobutil yang memberikan karakter hidrofobik pada kerangka asam hidroksi. Ketika senyawa ini dipolimerisasi atau dikopolimerisasi dengan asam hidroksi lain, cabang alkil tersebut memengaruhi suhu transisi gelas, kelarutan, dan laju degradasi material yang dihasilkan. Karena gugus hidroksil dan karboksilat berada pada posisi bersebelahan, senyawa ini mudah membentuk ikatan ester intramolekul maupun antarmolekul, dan dapat pula berperan sebagai ligan pengkelat sederhana. Sifat bifungsional inilah yang membuatnya fleksibel dalam berbagai jalur sintesis organik.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya dijumpai pada riset kimia organik sintetik dan ilmu material di kampus serta pusat penelitian. Ketertarikan pada polimer biodegradabel dan bahan medis terserap tubuh terus meningkat, dan asam hidroksi seperti ini menjadi monomer pendamping yang lazim dikaji. Ketersediaan kemasan 25 g maupun 500 g memudahkan penyesuaian antara percobaan penjajakan skala kecil dan sintesis berulang yang membutuhkan bahan lebih banyak.

  • Sintesis poliester biodegradabel dan kopolimer asam hidroksi, karena gugus karboksil dan hidroksilnya dapat bereaksi membentuk rantai ester secara berulang.
  • Pembuatan turunan ester dan amida pada kimia organik sintetik, sebab dua gugus fungsi yang berdekatan memungkinkan modifikasi selektif dengan strategi pelindungan gugus.
  • Bahan awal riset kimia medisinal, karena kerangka asam hidroksi bercabang sering dipakai menggantikan residu leusin dalam rancangan analog peptida.
  • Studi sifat material polimer, mengingat rantai samping isobutilnya secara langsung memengaruhi kelarutan, fleksibilitas, dan laju degradasi produk akhir.
  • Penelitian metabolit dan pembanding analitik, sebab asam leusat merupakan turunan metabolik leusin yang relevan dalam kajian biokimia jalur asam amino.

Merek TCI
Nomor CAS 498-36-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik padatan kristalin pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat

Simpan DL-Leucic Acid pada wadah asli yang tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas maupun bahan pengoksidasi kuat. Sebagai senyawa asam organik padat yang cenderung menyerap lembap, tutup kembali wadah segera setelah pengambilan agar bahan tidak menggumpal dan bobot penimbangan tetap akurat. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, karena senyawa asam dapat mengiritasi kulit serta mata. Hindari terhirupnya debu dengan bekerja di lemari asam saat menimbang jumlah besar. Bersihkan tumpahan secara kering lalu bilas area kerja.

  • Lee dkk. (2023). Metabolites of Kimchi Lactic Acid Bacteria, Indole-3-Lactic Acid, Phenyllactic Acid, and Leucic Acid, Inhibit Obesity-Related Inflammation in Human Mesenchymal Stem Cells. Journal of Microbiology and Biotechnology doi:10.4014/jmb.2308.08015
  • Li dkk. (2025). Lactobacillus johnsonii-derived leucic acid promotes fatty acid absorption and deposition by targeting CD36. Science China Life Sciences doi:10.1007/s11427-024-2794-4

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.