Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 13748-90-8

L-Leucic Acid TCI L0026

L-Leucic Acid TCI L0026

Identitas Kimia

No. CAS
13748-90-8
PubChem
CID 83697·SID 87571995
Rumus molekul
C6H12O3
Berat molekul
132.16 g/mol
Kemurnian
>99.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S)-2-hydroxy-4-methylpentanoic acid
SMILES
CC(C)C[C@@H](C(=O)O)O
InChIKey
LVRFTAZAXQPQHI-YFKPBYRVSA-N
Harga reguler Rp 610.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 610.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

L-Leucic Acid adalah asam hidroksi kiral yang secara struktur merupakan analog leusina dengan gugus amino digantikan oleh gugus hidroksil. Senyawa ini menjadi bahan bangunan kiral yang bernilai dalam sintesis asimetris karena membawa pusat stereogenik yang sudah ditetapkan konfigurasinya. Di laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menyusun depsipeptida, poliester biodegradabel, dan molekul target lain yang menuntut kemurnian optik. Perannya penting ketika peneliti ingin menukar ikatan amida pada rangka peptida dengan ikatan ester tanpa mengubah kerangka karbon dan konfigurasi ruangnya.

Karakteristik yang membuat bahan ini dipilih adalah keberadaan dua gugus fungsi yang saling melengkapi, yaitu karboksilat dan hidroksil sekunder, pada molekul yang enansiomernya sudah murni. Kombinasi tersebut memungkinkan polimerisasi bertahap, pembentukan lakton, maupun pemasangan selektif pada salah satu ujung molekul. Rantai isobutil yang bercabang memberi halangan sterik yang berguna untuk mengarahkan selektivitas pada reaksi asimetris, sekaligus menyumbang sifat hidrofobik pada produk akhir. Bahan kiral kelas pereaksi dari TCI membantu menjaga kemurnian stereokimia yang menjadi kunci keberhasilan penelitian jenis ini.

Di Indonesia, senyawa ini dimanfaatkan pada penelitian kimia medisinal, sintesis peptidomimetik, dan pengembangan polimer biodegradabel di universitas dan pusat riset. Ukuran kemasan yang relatif kecil sesuai dengan sifat pemakaiannya yang biasanya dalam skala miligram hingga gram pada penelitian sintesis. Karena senyawa hidroksi asam bersifat higroskopis dan dapat menyerap uap air dari udara tropis yang lembap, penyimpanan kering menjadi perhatian utama agar penimbangan tetap akurat.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan bangunan kiral pada sintesis asimetris, karena pusat stereogeniknya sudah terdefinisi sehingga dapat meneruskan informasi stereokimia ke produk akhir yang diinginkan.
  • Sintesis depsipeptida dan peptidomimetik, sebab gugus hidroksilnya menggantikan amina sehingga menghasilkan ikatan ester yang mengubah kekakuan dan ketahanan rangka peptida.
  • Monomer pembuatan poliester biodegradabel, mengingat kehadiran gugus karboksilat dan hidroksil pada satu molekul memungkinkan polimerisasi kondensasi tanpa komonomer tambahan.
  • Prekursor sintesis lakton dan senyawa aroma kiral, karena siklisasi intramolekul antara gugus hidroksil dan karboksilat berlangsung dengan mempertahankan konfigurasi pusat kiral.
  • Substrat uji pada penelitian enzim dan biokatalisis, sebab strukturnya menyerupai metabolit alami sehingga cocok mengukur selektivitas enzim terhadap asam hidroksi kiral.

Merek TCI
Nomor CAS 13748-90-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g, 5 g, 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat

Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan karena sifat higroskopis dapat menyebabkan penggumpalan dan memengaruhi ketepatan penimbangan. Menambahkan wadah sekunder berisi desikan merupakan langkah yang bijak untuk kemasan yang sering dibuka. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menangani, serta lakukan penimbangan di area yang bersih dan bebas angin agar serbuk tidak berhamburan. Pakai spatula kering setiap pengambilan, tutup kembali wadah segera, dan hindari kontak dengan basa atau oksidator kuat.

  • Lee dkk. (2023). Metabolites of Kimchi Lactic Acid Bacteria, Indole-3-Lactic Acid, Phenyllactic Acid, and Leucic Acid, Inhibit Obesity-Related Inflammation in Human Mesenchymal Stem Cells. Journal of Microbiology and Biotechnology doi:10.4014/jmb.2308.08015
  • Li dkk. (2025). Lactobacillus johnsonii-derived leucic acid promotes fatty acid absorption and deposition by targeting CD36. Science China Life Sciences doi:10.1007/s11427-024-2794-4

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.