Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 14687-15-1

Methyl alpha-L-Fucopyranoside TCI M1051

Methyl alpha-L-Fucopyranoside TCI M1051

Identitas Kimia

No. CAS
14687-15-1
PubChem
CID 446578·SID 87573022
Rumus molekul
C7H14O5
Berat molekul
178.18 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChemSpider
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R,3S,4R,5S,6S)-2-methoxy-6-methyloxane-3,4,5-triol
SMILES
C[C@H]1[C@H]([C@H]([C@@H]([C@@H](O1)OC)O)O)O
InChIKey
OHWCAVRRXKJCRB-CXNFULCWSA-N
Harga reguler Rp 3.870.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.870.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1051 Methyl alpha-L-Fucopyranoside adalah glikosida metil dari L-fukosa, yaitu gula deoksi enam karbon yang memegang peran biologis sangat khas pada permukaan sel. Senyawa ini disediakan dengan konfigurasi anomerik alfa yang terkunci, sehingga menjadi ligan model yang terdefinisi baik untuk penelitian glikosains. Di laboratorium, bahan ini dipakai untuk menelaah pengenalan molekuler antara karbohidrat dan protein, menguji aktivitas enzim pemecah fukosa, serta sebagai senyawa pembanding analitik. Karena fukosa banyak hadir pada glikan permukaan sel dan antigen golongan darah, reagen ini menjadi perkakas penting dalam riset biokimia dan imunologi.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kemiripannya dengan unit fukosa alami pada glikokonjugat, dipadukan dengan kestabilan yang jauh lebih baik dibanding gula bebas. Metilasi pada pusat anomerik mencegah mutarotasi dan membuat konfigurasi alfa tetap konsisten sepanjang percobaan, sebuah keunggulan besar mengingat lektin pengikat fukosa umumnya sangat selektif terhadap konfigurasi ini. Gugus metil pada karbon enam menjadikan molekul lebih hidrofobik dibanding heksosa biasa, sementara tiga gugus hidroksil bebas tetap tersedia untuk modifikasi selektif. Sebagai padatan yang larut baik dalam air, senyawa ini mudah disiapkan menjadi larutan stok berkonsentrasi terukur.

Di Indonesia, reagen ini relevan bagi laboratorium biokimia, imunologi, bioteknologi, dan farmasi di perguruan tinggi maupun lembaga riset, khususnya pada kajian lektin, glikan, dan penanda biologis. Kemasan 1 g cocok untuk penelitian skala laboratorium mengingat percobaan pengikatan dan uji enzim umumnya hanya memerlukan bahan dalam jumlah miligram, sehingga satu kemasan dapat menopang rangkaian percobaan yang cukup panjang.

  • Uji spesifisitas lektin pengikat fukosa: berfungsi sebagai ligan monovalen terdefinisi untuk mengukur afinitas dan menghambat pengikatan lektin pada percobaan biokimia maupun imunologi.
  • Kajian enzim alpha-L-fukosidase: digunakan sebagai substrat atau inhibitor pembanding dalam penelitian enzimologi yang menelaah pemecahan residu fukosa dari glikokonjugat.
  • Kromatografi afinitas glikoprotein: dipakai sebagai gula kompetitor untuk melepaskan protein pengikat fukosa dari matriks kolom secara selektif tanpa denaturasi protein.
  • Sintesis oligosakarida terfukosilasi: berperan sebagai unit pembangun atau senyawa model dalam perancangan glikan kompleks yang meniru struktur antigen permukaan sel.
  • Standar analitik karbohidrat: menjadi rujukan pada analisis kromatografi dan spektroskopi untuk memastikan identitas serta kemurnian turunan fukosida hasil sintesis di laboratorium.

Merek TCI
Nomor CAS 14687-15-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan, sesuai anjuran label

Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan karena glikosida gula cenderung higroskopis dan dapat menggumpal bila terpapar udara lembap. Penyimpanan di dalam desikator atau lemari pendingin reagen sangat dianjurkan pada kondisi iklim tropis; ikuti keterangan pada label kemasan. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan agar tidak terjadi kontaminasi silang. Larutan stok berair sebaiknya disaring steril dan disimpan dingin dalam alikuot kecil untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama penanganan.

  • Miyamoto dkk. (1992). Stereochemistry of enzyme-catalyzed decarboxylation of .alpha.-methyl-.alpha.-phenylmalonic acid. Journal of the American Chemical Society doi:10.1021/ja00041a060
  • Dubuisson dkk. (1995). Synthesis of Dipeptides by the Photolytic Coupling of Chromium Aminocarbene Complexes with .alpha.-Amino Acid Esters. 2. Side Chain Functionalized and .alpha.,.alpha.-Disubstituted .alpha.-Amino Acid Esters and N-Methyl- and N-Methyl-.alpha.,.alpha.-dialkyl-.alpha.-amino Acid Esters. Journal of the American Chemical Society doi:10.1021/ja00118a006

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.