TCI M1797 Methyl 4-Methoxysalicylate adalah ester metil dari asam 4-metoksisalisilat yang menggabungkan gugus ester, gugus hidroksil fenolik, dan gugus metoksi pada satu kerangka aromatik. Susunan gugus fungsi ini menjadikannya building block yang bernilai dalam sintesis organik, khususnya ketika peneliti membutuhkan kerangka salisilat yang gugus karboksilatnya sudah terlindungi dalam bentuk ester. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan antara sintesis turunan aromatik, bahan rujukan dalam analisis, serta substrat pada kajian reaksi gugus fenolik.
Keunggulan yang membuat senyawa ini banyak dipilih terletak pada perlindungan gugus asam yang sudah tersedia sejak awal. Dengan karboksilat dalam bentuk metil ester, peneliti dapat melakukan reaksi pada gugus hidroksil fenolik, misalnya eterifikasi atau esterifikasi, tanpa gangguan dari keasaman gugus karboksilat. Ikatan hidrogen internal antara hidroksil orto dan karbonil ester memberi kestabilan tambahan sekaligus memengaruhi perilaku spektroskopinya. Gugus metoksi menambah kerapatan elektron pada cincin, memengaruhi arah reaksi substitusi elektrofilik berikutnya. Kelarutannya yang baik dalam pelarut organik umum turut memudahkan penanganan sehari-hari.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini menemukan tempat pada riset kimia organik di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan bahan kosmetik, serta penelitian sintesis senyawa turunan fenolik. Dua pilihan kemasan, 5 g dan 25 g, memudahkan penyesuaian dengan skala kerja, mulai dari optimasi reaksi tahap awal hingga sintesis berulang pada proyek penelitian yang telah berjalan. Hal ini membantu laboratorium menjaga perputaran stok bahan tetap sehat.
- Sintesis bertahap senyawa aromatik, karena gugus karboksilat yang telah terlindungi sebagai ester memungkinkan reaksi selektif pada gugus hidroksil fenolik.
- Reaksi eterifikasi dan asilasi fenol, sebab gugus hidroksil bebas tersedia untuk dimodifikasi menjadi turunan eter maupun ester sesuai rancangan sintesis.
- Riset kimia medisinal berbasis salisilat, mengingat kerangka ini menjadi titik tolak penyusunan analog senyawa bioaktif dalam penelitian laboratorium kampus.
- Pengembangan metode kromatografi, karena serapan ultraviolet khas cincin aromatik tersubstitusi memudahkan deteksi dan penyusunan kurva kalibrasi analisis.
- Kajian ikatan hidrogen intramolekul, sebab pola hidroksil orto terhadap karbonil menjadikan senyawa ini model yang jelas untuk analisis spektroskopi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5446-02-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | ester aromatik untuk keperluan sintesis dan analisis laboratorium |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung |
Tempatkan bahan di lemari penyimpanan bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, dengan wadah selalu tertutup rapat agar terhindar dari kelembapan udara. Lindungi dari cahaya matahari langsung karena senyawa fenolik dapat mengalami perubahan warna bila terpapar lama. Gunakan peralatan penimbangan yang bersih dan kering untuk mencegah kontaminasi. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium selama penanganan, serta hindari menghirup debu atau uapnya. Rujuk lembar data keselamatan bahan sebelum memulai percobaan apa pun.
—
