Propiophenone adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam sintesis kimia untuk menghasilkan berbagai senyawa kompleks. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini berperan penting dalam reaksi kimia seperti reaksi nucleofili dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, propiophenone sering digunakan sebagai prekursor untuk sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Karena sifat reaktivitasnya yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Propiophenone memiliki struktur molekuler yang stabil namun masih memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk cairan, dengan aroma yang khas. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, propiophenone cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.
Di laboratorium Indonesia, propiophenone digunakan secara luas dalam pendidikan dan penelitian kimia. Banyak institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen sintesis dan analisis kimia. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi untuk menghasilkan senyawa kompleks
- Eksperimen kimia pendidikan untuk memahami mekanisme reaksi
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 93-55-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sumber panas |
Propiophenone harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini harus dihindari dari kontak langsung dengan air dan bahan kimia lainnya yang dapat menyebabkan reaksi tidak diinginkan. Dalam laboratorium, penggunaan propiophenone harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan dan keamanan dalam penggunaan senyawa ini.
- Morávková dkk. (2006). Excess molar volumes of (propiophenone + toluene) and estimated density of liquid propiophenone below its melting temperature. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2005.12.008
- Hanamoto dkk. (1990). Remarkable dependency of diastereoselectivity on the selection of hydride sources and Lewis acids in the reduction of 2-(trifluoromethyl)propiophenone. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo00303a045
- Goez dkk. (2004). A comparative study of triplet and radical-anion photoionization of propiophenone. Chemical Physics doi:10.1016/j.chemphys.2004.07.007
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
