Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 17176-77-1

Dibenzyl Phosphite TCI P1016

Dibenzyl Phosphite TCI P1016

Identitas Kimia

No. CAS
17176-77-1
Rumus molekul
C14H14O3P+
Berat molekul
261.23 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
oxo-bis(phenylmethoxy)phosphanium
SMILES
C1=CC=C(C=C1)CO[P+](=O)OCC2=CC=CC=C2
InChIKey
RQKYHDHLEMEVDR-UHFFFAOYSA-N
PubChem
CID 6334615
Harga reguler Rp 3.578.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.578.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Dibenzyl Phosphite dari TCI (kode P1016) adalah dialkil H-fosfonat dengan dua gugus benzil yang terikat pada atom fosfor melalui oksigen. Di laboratorium sintesis, reagen ini dikenal sebagai sumber fosfor yang serbaguna untuk membuat ester fosfat, fosfonat, dan fosforamidat. Dibenzyl Phosphite sangat penting dalam kimia fosforilasi karena hasil akhirnya membawa gugus benzil yang nantinya bisa dilepas dengan cara yang lembut untuk menghasilkan asam fosfat atau fosfonat bebas.

Keunggulan utama bahan ini terletak pada gugus benzilnya, yang dapat dilepas melalui hidrogenolisis katalitik dalam kondisi netral dan ringan. Dengan begitu, peneliti dapat memasang gugus fosfat pada molekul yang sensitif tanpa harus memakai hidrolisis asam atau basa yang keras. Ikatan P–H pada Dibenzyl Phosphite juga reaktif dalam reaksi Atherton–Todd, Pudovik, dan Kabachnik–Fields. Hal ini membuka banyak jalur untuk membentuk ikatan P–O, P–N, dan P–C dari satu reagen yang sama.

Di Indonesia, Dibenzyl Phosphite bermanfaat bagi laboratorium kimia organik, biokimia, dan farmasi yang meneliti fosfat bioaktif, analog nukleotida, gula terfosforilasi, atau inhibitor enzim berbasis fosfonat. Pilihan kemasan 25g cocok untuk riset eksploratif di kampus, sedangkan kemasan 250g lebih ekonomis untuk kelompok riset atau tim pengembangan proses yang memakai reagen fosforilasi secara rutin dalam berbagai proyek sintesis.

  • Fosforilasi alkohol melalui reaksi Atherton–Todd: menghasilkan dibenzil fosfat yang kemudian dapat dilepas gugus benzilnya dengan hidrogenolisis untuk memperoleh monoester fosfat bebas.
  • Sintesis analog nukleotida dan gula fosfat: gugus pelindung benzil yang mudah dilepas dalam kondisi netral membantu menjaga keutuhan substrat biomolekul yang sensitif.
  • Reaksi Pudovik dengan aldehida atau imina: ikatan P–H bisa ditambahkan ke ikatan rangkap C=O atau C=N untuk membentuk α-hidroksi atau α-aminofosfonat.
  • Pembuatan fosforamidat: bereaksi dengan amina dalam kondisi oksidatif untuk membentuk ikatan P–N yang dipelajari dalam desain prodrug dan senyawa bioaktif.
  • Riset inhibitor enzim berbasis fosfonat: dipakai untuk membangun kerangka fosfonat yang meniru keadaan transisi pada reaksi enzimatik dalam studi kimia medisinal.

Merek TCI (kode produk P1016)
Nomor CAS 17176-77-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 250g
Bentuk fisik umumnya berupa cairan; rincian mengacu pada label dan CoA
Penyimpanan tutup rapat, hindari kelembapan, simpan di tempat sejuk sesuai label

Dibenzyl Phosphite sebaiknya disimpan di dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan karena ester fosfit bisa terhidrolisis perlahan. Setelah dipakai, segera tutup kembali botol dan bila perlu alirkan gas inert ke ruang kosong di atas cairan. Jauhkan dari oksidator kuat, asam, dan basa kuat. Tangani di dalam lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta baca SDS sebelum bekerja.

  • Foti dkk. (2003). Occupational airborne contact allergy to cyanamide and dibenzyl phosphite. Contact Dermatitis doi:10.1034/j.1600-0536.2003.00087.x
  • Cheng dkk. (2003). A Convenient and Highly Stereoselective Approach for α‐Galactosylation Performed by Galactopyranosyl Dibenzyl Phosphite with Remote Participating Groups.. ChemInform doi:10.1002/chin.200302180
  • Silverberg dkk. (1996). A simple, rapid and efficient protocol for the selective phosphorylation of phenols with dibenzyl phosphite. Tetrahedron Letters doi:10.1016/0040-4039(95)02294-5

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.