Trimethylolpropane Phosphite (TCI T0816) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang kompleks dengan tiga grup hidroksil dan satu grup fosfit, sehingga memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi kimia. Produk ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa yang memerlukan reaktivitas fosfor dan reaktivitas hidroksil.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif, Trimethylolpropane Phosphite dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi, adisi, dan penggabungan molekul. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses penyiapan reaktan atau produk dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik, pengembangan bahan kimia, dan penelitian material. Karena ketersediaan dan kualitasnya, Trimethylolpropane Phosphite menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi kimia di berbagai institusi pendidikan dan industri.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas fosfor dan hidroksil
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri seperti plastik dan bahan bangunan
- Reaksi adisi dan substitusi dalam pembuatan senyawa baru
- Penelitian material dengan sifat kimia yang spesifik
- Pembuatan pelarut atau reaktan dalam proses katalisis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 824-11-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Trimethylolpropane Phosphite harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau napas. Pastikan wadah tidak bocor dan selalu ditempatkan di area yang aman dan terkendali dalam laboratorium.
—








