Diisopropyl Phosphite dari TCI adalah senyawa organofosfor golongan dialkil H-fosfonat. Senyawa ini memiliki atom fosfor yang terikat pada dua gugus isopropoksi, satu atom oksigen berikatan rangkap, dan satu atom hidrogen langsung. Sebagai building block non-heterosiklik, bahan ini menjadi sumber gugus fosfonat yang penting dalam sintesis organik. Di laboratorium, diisopropyl phosphite dipakai untuk membentuk ikatan karbon-fosfor dan fosfor-heteroatom. Ikatan ini menjadi dasar pembuatan fosfonat, fosforamidat, ligan fosfor, dan berbagai senyawa bioaktif.
Bahan ini dipilih karena ikatan P-H-nya reaktif dan dapat dimanfaatkan dalam banyak jenis reaksi. Contohnya reaksi Pudovik dengan aldehida atau imina, reaksi Atherton-Todd untuk membentuk fosforamidat, alkilasi tipe Michaelis-Becker, dan kopling silang terkatalisis paladium tipe Hirao dengan aril halida. Gugus isopropil lebih besar daripada gugus metil atau etil, sehingga ester yang terbentuk umumnya lebih tahan terhadap hidrolisis yang tidak diinginkan. Meski demikian, ester ini tetap bisa diputus untuk menghasilkan asam fosfonat ketika diperlukan.
Di Indonesia, diisopropyl phosphite relevan bagi laboratorium kimia organik sintesis, kimia medisinal, dan kimia material. Laboratorium ini antara lain meneliti senyawa fosfonat untuk aplikasi farmasi, agrokimia, penghambat nyala, atau pengkelat logam. Bahan ini juga berguna untuk riset ligan katalis berbasis fosfor. Kemasan 25g cocok untuk eksplorasi rute sintesis dan optimasi skala bangku. Kemasan 500g mendukung pembuatan intermediat dalam jumlah lebih besar atau program penelitian yang berlangsung lama.
- Reaksi Pudovik dan Abramov: ikatan P-H dapat beradisi pada aldehida, keton, atau imina sehingga menghasilkan alfa-hidroksi dan alfa-amino fosfonat untuk riset bioaktif.
- Kopling silang tipe Hirao: dengan katalis paladium, bahan ini bereaksi dengan aril atau vinil halida membentuk arilfosfonat yang sulit dibuat dengan cara lain.
- Sintesis fosforamidat melalui Atherton-Todd: reaksinya dengan amina dalam kondisi oksidatif memberi ikatan P-N yang penting dalam kimia medisinal dan prodrug.
- Pembuatan asam fosfonat: ester isopropil yang terbentuk dapat diputus setelah sintesis selesai, sehingga diperoleh asam fosfonat untuk penelitian pengkelat logam dan modifikasi permukaan.
- Penelitian ligan dan bahan penghambat nyala: gugus fosfonat yang dipasang ke kerangka organik berguna untuk merancang ligan logam maupun aditif polimer berbasis fosfor.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1809-20-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | umumnya berupa cairan |
| Penyimpanan | peka terhadap kelembapan; simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Simpan diisopropyl phosphite dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Sebaiknya simpan di bawah gas inert, karena kelembapan dapat menghidrolisis ester fosfit secara perlahan. Jauhkan dari oksidator kuat, basa kuat, dan sumber panas. Gunakan alat suntik atau pipet yang kering saat mengambil bahan. Kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, bekerja di lemari asam, hindari kontak dengan kulit maupun menghirup uapnya, dan baca SDS produsen.
- Jiang dkk. (2010). Synergistic effect of diisopropyl phosphite and triphenyl thiophosphate additives on tribological properties of T8 steel/Al2O3 ceramics. Wear doi:10.1016/j.wear.2009.12.016
- Lakshminarayana dkk. (2010). Anhydrous proton-conducting organic–inorganic hybrid membranes synthesized from tetramethoxysilane/methyltrimethoxysilane/diisopropyl phosphite and ionic liquid. Ionics doi:10.1007/s11581-010-0436-z
- Jiang dkk. (2011). Synergistic effect of diisopropyl phosphite and over‐based calcium sulphonate additives on tribological properties of AISI 52100 steel/Al2O3 ceramics. Lubrication Science doi:10.1002/ls.155
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
