Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 82651-72-7

2-(Phenylsulfonylmethyl)benzonitrile TCI P1456

2-(Phenylsulfonylmethyl)benzonitrile TCI P1456

Identitas Kimia

No. CAS
82651-72-7
PubChem
CID 44630459·SID 87575521
Rumus molekul
C14H11NO2S
Berat molekul
257.31 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(benzenesulfonylmethyl)benzonitrile
SMILES
C1=CC=C(C=C1)S(=O)(=O)CC2=CC=CC=C2C#N
InChIKey
MDVRSLRSVHAHNX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.908.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.908.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-(Phenylsulfonylmethyl)benzonitrile dari TCI adalah building block aromatik yang membawa gugus fenilsulfonilmetil dan gugus nitril pada posisi orto satu sama lain. Gugus metilena di antara cincin benzena dan sulfon bersifat asam sehingga mudah membentuk karbanion yang terstabilkan, sedangkan gugus nitril berfungsi sebagai elektrofil internal sekaligus prekursor amina, amida, atau asam karboksilat. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai perantara untuk membangun cincin baru dan kerangka aromatik tersubstitusi.

Kombinasi orto antara karbanion sulfonil dan nitril menjadikan senyawa ini sangat menarik untuk reaksi anulasi. Setelah karbanion bereaksi dengan akseptor Michael, anion yang terbentuk dapat menyerang gugus nitril secara intramolekuler sehingga menghasilkan cincin baru; gugus fenilsulfonil kemudian dapat tereliminasi untuk membentuk sistem aromatik. Strategi ini analog dengan anulasi tipe Hauser–Kraus dan berguna untuk mensintesis turunan naftalena beramino. Sulfon juga merupakan gugus yang stabil, sehingga senyawa ini relatif mudah ditangani.

Bagi laboratorium sintesis organik dan kimia medisinal di Indonesia, senyawa ini menawarkan jalur ringkas menuju kerangka aromatik polisiklik yang sulit dibuat dengan metode substitusi biasa. Kelompok riset yang mengembangkan metodologi baru atau mensintesis analog senyawa bioaktif dapat memanfaatkan kemasan 1 g untuk optimasi kondisi reaksi dan pembuatan beberapa turunan. Senyawa ini juga berguna sebagai contoh pembelajaran kimia karbanion dan reaksi tandem.

  • Reaksi anulasi tandem: karbanion sulfonil dapat beradisi ke akseptor Michael lalu menyerang nitril di posisi orto, sehingga membentuk cincin baru dalam satu rangkaian reaksi yang efisien.
  • Sintesis turunan naftalena tersubstitusi: eliminasi gugus fenilsulfonil setelah siklisasi menghasilkan sistem aromatik baru, memberi akses ke kerangka naftalena beramino yang sulit dibuat secara langsung.
  • Alkilasi karbanion terstabilkan sulfon: hidrogen metilena yang asam memungkinkan pengikatan berbagai elektrofil sehingga rantai samping dapat divariasikan sebelum gugus nitril diolah lebih lanjut.
  • Transformasi gugus nitril: nitril dapat direduksi menjadi amina atau dihidrolisis menjadi amida dan asam karboksilat, menambah fleksibilitas dalam merancang perantara sintesis bertahap.
  • Riset kimia medisinal: kerangka polisiklik aromatik yang dihasilkan dari bahan ini sering menjadi inti senyawa bioaktif, sehingga mendukung pembuatan analog untuk studi hubungan struktur-aktivitas.

Merek TCI (kode produk P1456)
Nomor CAS 82651-72-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g
Bentuk fisik mengikuti label dan Certificate of Analysis dari TCI
Penyimpanan tertutup rapat, sejuk dan kering, jauh dari oksidator dan basa kuat

Simpan 2-(Phenylsulfonylmethyl)benzonitrile dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari oksidator kuat, asam kuat, dan basa kuat. Senyawa nitril perlu ditangani hati-hati, sehingga hindari menghirup debu serta kontak dengan kulit dan mata. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan lakukan penimbangan di lemari asam atau ruang berventilasi. Bersihkan tumpahan dengan cara yang tidak menimbulkan debu dan rujuk SDS TCI untuk data bahaya rinci.

—