Pseudothiohydantoin dari TCI, yang juga dikenal sebagai 2-imino-4-tiazolidinon, adalah senyawa heterosiklik beranggota lima. Cincinnya mengandung atom sulfur dan nitrogen, dengan gugus karbonil serta gugus imino/amino pada kerangkanya. Di laboratorium, senyawa ini termasuk building block heterosiklik yang banyak dipakai untuk membangun turunan tiazolidinon dan tiazol. Golongan senyawa ini menjadi perhatian luas dalam kimia medisinal karena beragam aktivitas biologis yang dilaporkan pada turunan-turunannya.
Senyawa ini dipilih terutama karena memiliki gugus metilena aktif pada posisi 5 cincin, yang diapit oleh karbonil dan atom sulfur. Gugus ini mudah mengalami kondensasi Knoevenagel dengan aldehida aromatik dan menghasilkan turunan 5-arilidena yang menjadi kerangka populer dalam riset senyawa bioaktif. Selain itu, gugus imino/amino pada posisi 2 dapat diturunkan lebih lanjut. Senyawa ini juga dapat berada dalam beberapa bentuk tautomer, yang menarik untuk kajian spektroskopi dan struktur. Kombinasi beberapa titik reaktif dalam molekul kecil inilah yang membuatnya efisien untuk sintesis serangkaian analog.
Di Indonesia, Pseudothiohydantoin sangat relevan bagi riset sintesis senyawa heterosiklik di fakultas farmasi dan kimia. Banyak penelitian di sana yang menyintesis turunan tiazolidinon untuk diuji sebagai kandidat antibakteri, antijamur, antioksidan, atau antikanker. Senyawa ini juga dapat dipadukan dengan aldehida dari bahan alam lokal, misalnya turunan vanilin atau sinamaldehida, sehingga cocok untuk penelitian berbasis sumber daya hayati Indonesia. Kemasan 5g dan 25g memadai untuk sintesis seri analog.
Produk TCI terkait
- TCI P0756 4333-22-6 Phenylthiohydantoin-norleucine
- TCI P0731 182153-75-9 Phenylthiohydantoin-arginine Hydrochloride
- TCI P0729 4333-21-5 Phenylthiohydantoin-proline
- TCI P0625 29635-94-7 Phenylthiohydantoin-(Nepsilon-phenylthiocarbamyl)-lysine
- TCI P0379 4333-20-4 Phenylthiohydantoin-valine
- TCI P0378 5789-24-2 Phenylthiohydantoin-tryptophan
- Kondensasi Knoevenagel menghasilkan turunan 5-arilidena: metilena aktif pada posisi 5 bereaksi dengan aldehida aromatik membentuk kerangka yang banyak diteliti sebagai senyawa bioaktif.
- Sintesis kandidat antimikroba dan antikanker: turunan tiazolidinon dari bahan ini sering disaring aktivitasnya terhadap bakteri, jamur, dan sel kanker dalam riset kimia medisinal.
- Pemanfaatan aldehida bahan alam lokal: kondensasi dengan vanilin, sinamaldehida, atau aldehida turunan minyak atsiri memungkinkan pengembangan senyawa baru dari sumber daya hayati Indonesia.
- Kajian tautomerisme dan spektroskopi heterosiklik: keberadaan beberapa bentuk tautomer menjadikannya model yang baik untuk studi NMR, inframerah, dan perhitungan kimia komputasi.
- Zat antara sintesis cincin tiazol dan sistem heterosiklik terfusi: gugus amino/imino dan karbonilnya dapat dimodifikasi untuk membangun struktur heterosiklik yang lebih kompleks.
| Merek | TCI (kode produk P2911) |
|---|---|
| Nomor CAS | 556-90-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | padatan berupa serbuk; rujuk CoA untuk detail lot |
| Penyimpanan | simpan rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan Pseudothiohydantoin dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, agar mutunya tetap terjaga selama penyimpanan. Jauhkan dari oksidator kuat. Sebagai senyawa yang mengandung sulfur dan nitrogen, dekomposisi termalnya dapat menghasilkan gas beracun, sehingga hindari pemanasan berlebihan di luar kondisi reaksi yang terkendali. Timbang serbuk dengan hati-hati untuk meminimalkan debu, sebaiknya di lemari asam. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Baca SDS TCI untuk informasi bahaya yang lengkap.
- Baumgart dkk. (2026). Integral Lipophilicity Studies with in Silico ADMET Parameter Analysis of Novel Pseudothiohydantoin Derivatives. International Journal of Molecular Sciences doi:10.3390/ijms27146310
- Sun dkk. (2011). Condensation of pseudothiohydantoin with substituted isatins. Russian Journal of General Chemistry doi:10.1134/s1070363211090246
- Kupczyk dkk. (2021). A Novel N-Tert-Butyl Derivatives of Pseudothiohydantoin as Potential Target in Anti-Cancer Therapy. Molecules doi:10.3390/molecules26092612
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
