p-Tolualdehyde (p-Toluic aldehyde) adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam laboratorium kimia untuk berbagai reaksi sintesis. Bahan ini berperan sebagai bahan dasar (building block) dalam pembuatan senyawa kompleks, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Sebagai aldehida aromatik, p-Tolualdehyde memiliki struktur yang sederhana namun sangat reaktif, sehingga mudah berikatan dengan berbagai grup fungsi lainnya.
p-Tolualdehyde memiliki sifat kimia yang sangat menarik, seperti kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi reduksi, oksidasi, dan substitusi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai proses sintetik. Selain itu, senyawa ini memiliki titik didih yang cukup tinggi dan volatilitas yang moderat, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, p-Tolualdehyde sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi, material, dan kimia analitik. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan senyawa aromatik dengan struktur yang dapat dimodifikasi secara kimia. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks dengan struktur reaktif
- Reaksi reduksi untuk pembuatan senyawa alifatik
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian material organik yang memerlukan sifat kimia stabil
- Pembuatan senyawa heterosiklik melalui reaksi substitusi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 104-87-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
p-Tolualdehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat volatil, wadah harus dilengkapi dengan tutup yang kedap udara untuk mencegah penguapan. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata. Selalu pastikan area kerja ventilasi cukup untuk mengurangi risiko paparan uap.
- Api dkk. (2021). RIFM fragrance ingredient safety assessment, p-tolualdehyde, CAS Registry Number 104-87-0. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2021.111982
- FLIPPIN dkk. (1993). ChemInform Abstract: Acylation of o‐Tolualdehyde Cyclohexylimines with N‐Methoxy‐N‐ methylamides (Weinreb′s Amides). A New Synthesis of Isoquinolines.. ChemInform doi:10.1002/chin.199331186
- Cox (2008). The source of tolualdehyde derived oxazolidines in clandestine laboratory samples. Australian Journal of Forensic Sciences doi:10.1080/00450610802516519
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


