m-Tolualdehyde (2-metil-3-fenil-1-propen-1-ol), dengan nomor CAS 620-23-5, adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus aldehida yang membuatnya menjadi bahan penting dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, m-Tolualdehyde sering digunakan sebagai bahan dasar (building block) untuk pembuatan senyawa aromatik lainnya.
m-Tolualdehyde memiliki sifat kimia yang stabil, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati karena bersifat volatil dan mungkin menyebabkan iritasi pada kulit atau mata. Karena telah diproses dengan HQ (hidroquinon), bahan ini lebih stabil dan aman untuk digunakan dalam skala laboratorium. Stabilisasi ini memperpanjang masa simpan dan mengurangi risiko degradasi selama penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, m-Tolualdehyde digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan reaksi substitusi. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian farmakologi dan kimia organik yang membutuhkan senyawa dengan struktur aromatik dan gugus aldehida. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses untuk keperluan penelitian dan pengajaran.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Reaksi substitusi aromatik dalam pembuatan senyawa intermediat
- Pemrosesan bahan baku dalam produksi senyawa organik sintetik
- Pengujian reaktivitas gugus aldehida dalam kimia organik
- Pembuatan senyawa dengan struktur heterosiklik melalui reaksi kondensasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 620-23-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
m-Tolualdehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan panas. Bahan ini bersifat volatil, sehingga harus disimpan dalam wadah yang tidak mudah bocor. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi uap. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terbuka untuk mencegah risiko kebakaran atau paparan berlebihan.
—
