Fungsi dan Cara Menggunakan Hot Plate Stirrer

Beranda › Alat Laboratorium

Panduan alat laboratorium

Fungsi dan Cara Menggunakan Hot Plate Stirrer

Hot plate stirrer adalah alat listrik yang memanaskan wadah di atas pelat datar sekaligus mengaduk isinya dengan batang pengaduk magnet (stir bar) yang diputar oleh magnet di bawah pelat. Suhu dan kecepatan putar diatur terpisah, dan pemanasannya tanpa api terbuka.

Bagian-bagian hot plate stirrer

Fungsi hot plate stirrer

  • Memanaskan dan melarutkan zat sambil diaduk merata.
  • Membuat larutan dan media dalam jumlah besar tanpa mengaduk dengan tangan.
  • Menjaga suhu reaksi tetap, terutama bila dipasangi probe suhu.
  • Memanaskan pelarut tanpa api terbuka sehingga lebih aman daripada bunsen.

Bagian-bagian hot plate stirrer

  1. 1Pelat pemanas – keramik atau aluminium berlapis
  2. 2Kenop suhu – mengatur suhu pelat
  3. 3Kenop kecepatan – mengatur putaran magnet (rpm)
  4. 4Batang pengaduk magnet – berlapis PTFE, dimasukkan ke dalam wadah
Bagian-bagian hot plate stirrer: 1) pelat pemanas, 2) kenop suhu, 3) kenop kecepatan, 4) batang pengaduk magnet.
Bagian-bagian hot plate stirrer: 1) pelat pemanas, 2) kenop suhu, 3) kenop kecepatan, 4) batang pengaduk magnet.

Cara menggunakan hot plate stirrer

Hot Plate Stirrer – Langkah 1: Masukkan batang magnet perlahan
Langkah 1

Masukkan batang magnet perlahan

Miringkan wadah dan luncurkan batang pengaduk magnet menyusuri dindingnya (1). Menjatuhkannya tegak dapat memecahkan dasar wadah kaca.

Hot Plate Stirrer – Langkah 2: Letakkan wadah di tengah pelat
Langkah 2

Letakkan wadah di tengah pelat

Tempatkan wadah berdasar datar tepat di tengah pelat (1) agar batang magnet berputar stabil dan panas merata. Gunakan gelas borosilikat.

Hot Plate Stirrer – Langkah 3: Naikkan kecepatan dan suhu bertahap
Langkah 3

Naikkan kecepatan dan suhu bertahap

Putar kenop kecepatan perlahan dari rendah (1) sampai terbentuk pusaran kecil. Bila batang magnet melompat-lompat, turunkan kecepatan lalu naikkan lagi perlahan. Setelah itu baru atur suhu.

Hot Plate Stirrer – Langkah 4: Pelat tetap panas setelah dimatikan
Langkah 4

Pelat tetap panas setelah dimatikan

Setelah dimatikan, pelat bisa tetap panas lebih dari 30 menit. Jangan menyentuhnya; perhatikan lampu atau tulisan peringatan HOT bila ada.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Langsung memutar kecepatan maksimum: batang magnet terlepas dari medan magnet dan melompat.
  • Memanaskan pelarut mudah terbakar dalam wadah terbuka di dekat sumber percikan atau di luar lemari asam.

Perawatan dan keselamatan

  • Bersihkan tumpahan di pelat setelah dingin dan cabut steker; jangan menyiram bodi alat.
  • Ambil batang magnet dengan magnetic retriever, bukan dengan tangan dari larutan panas.

SOP penggunaan hot plate stirrer

Ringkasan prosedur operasi baku (SOP) hot plate stirrer yang bisa langsung diadaptasi laboratorium Anda. Rincian tiap langkah ada di bagian cara menggunakan di atas.

1Alat pelindung diri

  • Jas laboratorium berlengan panjang yang dikancing.
  • Kacamata pengaman; goggles bila ada risiko percikan bahan korosif.
  • Sarung tangan nitril yang sesuai dengan bahan kimia yang ditangani; sarung tangan tahan panas untuk alat yang panas.

2Sebelum digunakan

  • Kabel dan steker tidak rusak; alat diletakkan di permukaan rata dan kering.
  • Pelat bersih dari tumpahan; batang magnet berlapis PTFE utuh.
  • Wadah dari kaca borosilikat berdasar datar, tanpa retak.
  • Pelarut mudah terbakar hanya dipanaskan di lemari asam dan di bawah suhu nyala sendirinya (autoignition); jangan memanaskan wadah tertutup rapat.

4Setelah digunakan

  • Putar kenop suhu dan kecepatan ke nol, matikan, cabut steker.
  • Ambil batang magnet dengan magnetic retriever, cuci, dan keringkan.
  • Bersihkan pelat setelah dingin dengan kain lembap; jangan menyiram bodi alat.

5Verifikasi & kalibrasi

  • Periksa suhu pelat atau larutan dengan termometer terkalibrasi berkala, karena angka di kenop hanya perkiraan.
  • Servis dan uji keselamatan listrik tahunan oleh teknisi.

6Keadaan darurat

  • Alat berasap, berbau hangus, atau korsleting: matikan dari stopkontak bila aman, jangan disiram air, gunakan APAR CO₂.
  • Wadah pecah di atas pelat panas: matikan alat, biarkan dingin, lalu bersihkan pecahan dengan penjepit.
  • Luka bakar karena kaca panas: dinginkan dengan air mengalir 10–20 menit, jangan dioles pasta gigi atau mentega.

Versi siap cetak berisi tujuan, ruang lingkup, prosedur bergambar, verifikasi, dan kolom tanda tangan. Nomor dokumen dan tanggal berlaku bisa diisi sendiri.

Unduh SOP (PDF A4)

Jenis dan ukuran hot plate stirrer

Tersedia pengaduk magnet tanpa pemanas, hot plate stirrer analog atau digital dengan layar suhu, model multi-posisi (4–15 titik) untuk banyak sampel, dan pengaduk berkapasitas besar sampai puluhan liter. Pelat keramik tahan bahan kimia; pelat aluminium memanaskan lebih merata.

Hot Plate Stirrer di AMI Scientific

Contoh hot plate stirrer yang tersedia di toko kami. Semua harga belum termasuk PPN.

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda hot plate dan hot plate stirrer?

Hot plate hanya memanaskan. Hot plate stirrer memanaskan sekaligus mengaduk dengan batang magnet.

Mengapa batang magnet melompat-lompat?

Kecepatan dinaikkan terlalu cepat, wadah tidak di tengah, atau larutan terlalu kental. Turunkan kecepatan lalu naikkan bertahap.

Alat terkait

Disusun tim AMI Scientific dari praktik laboratorium baku. Ilustrasi: AMI Scientific. Diperbarui: 06-11-2026.

Butuh hot plate stirrer untuk laboratorium Anda?

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.