Fungsi dan Cara Menggunakan Pipet Tetes

Beranda › Alat Laboratorium

Panduan alat laboratorium

Fungsi dan Cara Menggunakan Pipet Tetes

Pipet tetes adalah pipa kaca atau plastik kecil dengan karet pengisap di ujung atasnya, dipakai untuk memindahkan cairan dalam jumlah sedikit atau meneteskannya satu per satu. Pipet tetes tidak memiliki skala yang teliti, jadi tidak dipakai untuk mengukur volume secara akurat.

Bagian-bagian pipet tetes

Fungsi pipet tetes

  • Menambahkan reagen atau indikator tetes demi tetes, misalnya indikator fenolftalein.
  • Menepatkan volume terakhir di gelas ukur atau labu ukur sampai garis tanda.
  • Memindahkan sedikit cairan dari satu wadah ke wadah lain.
  • Meneteskan sampel ke kaca preparat atau kertas uji.

Bagian-bagian pipet tetes

  1. 1Karet pengisap – dipencet lalu dilepas untuk menghisap cairan
  2. 2Pipa kaca – menampung cairan yang dihisap
  3. 3Ujung runcing – membentuk tetesan kecil yang seragam
Bagian-bagian pipet tetes: 1) karet pengisap, 2) pipa kaca, 3) ujung runcing.
Bagian-bagian pipet tetes: 1) karet pengisap, 2) pipa kaca, 3) ujung runcing.

Cara menggunakan pipet tetes

Pipet Tetes – Langkah 1: Pencet karet sebelum dicelupkan
Langkah 1

Pencet karet sebelum dicelupkan

Pencet karet dengan ibu jari dan telunjuk (1) saat ujung pipet masih di luar cairan. Memencet di dalam cairan akan meniupkan udara dan memercikkan larutan.

Pipet Tetes – Langkah 2: Celupkan, lalu lepaskan perlahan
Langkah 2

Celupkan, lalu lepaskan perlahan

Celupkan ujung pipet ke cairan, lalu kendurkan pencetan perlahan (2) sehingga cairan naik ke pipa. Jangan sampai cairan masuk ke karet.

Pipet Tetes – Langkah 3: Teteskan tegak lurus, tanpa menyentuh
Langkah 3

Teteskan tegak lurus, tanpa menyentuh

Pegang pipet tegak lurus sedikit di atas mulut wadah, lalu pencet perlahan agar keluar satu tetes setiap kali. Ujung pipet jangan menyentuh dinding wadah atau larutan lain agar tidak terkontaminasi.

Pipet Tetes – Langkah 4: Jangan membalik pipet
Langkah 4

Jangan membalik pipet

Selalu jaga ujung pipet menghadap ke bawah. Bila dibalik, cairan mengalir ke karet, merusaknya, dan mengotori larutan berikutnya.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memakai satu pipet untuk beberapa larutan tanpa dicuci: hasil uji tercemar.
  • Meletakkan pipet berisi cairan mendatar di meja: cairan masuk ke karet.

Perawatan dan keselamatan

  • Lepas karet, cuci pipa dengan sikat pipet dan bilas air suling, keringkan, lalu pasang kembali.
  • Ganti karet yang sudah getas atau retak.

Jenis dan ukuran pipet tetes

Pipet tetes kaca dapat dicuci dan dipakai ulang; pipet tetes plastik (pipet Pasteur LDPE) sekali pakai dan praktis untuk sampel biologis. Sebagian pipet plastik memiliki skala kasar 0,5 dan 1 mL.

Pipet Tetes di AMI Scientific

Contoh pipet tetes yang tersedia di toko kami. Semua harga belum termasuk PPN.

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa fungsi pipet tetes?

Memindahkan atau meneteskan cairan dalam jumlah sedikit, misalnya menambahkan indikator atau menepatkan volume sampai garis tanda.

Berapa volume satu tetes dari pipet tetes?

Kira-kira 0,05 mL untuk air, tetapi bergantung pada ukuran ujung dan jenis cairan, sehingga tetesan tidak dipakai sebagai ukuran volume yang teliti.

Alat terkait

Disusun tim AMI Scientific dari praktik laboratorium baku. Ilustrasi: AMI Scientific. Diperbarui: 06-11-2026.

Butuh pipet tetes untuk laboratorium Anda?

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.