Fungsi dan Cara Menggunakan Tabung Reaksi

Beranda › Alat Laboratorium

Panduan alat laboratorium

Fungsi dan Cara Menggunakan Tabung Reaksi

Tabung reaksi adalah tabung kaca kecil berdasar bulat dan bermulut terbuka, dipakai untuk mereaksikan, memanaskan, dan mengamati sejumlah kecil zat. Tabung reaksi disimpan berdiri di rak tabung dan dipegang dengan penjepit tabung saat dipanaskan.

Bagian-bagian tabung reaksi

Fungsi tabung reaksi

  • Mereaksikan sedikit zat untuk uji kualitatif, misalnya uji Benedict atau uji warna.
  • Memanaskan sedikit cairan atau padatan di atas pembakar.
  • Membiakkan mikroba pada media agar miring atau cair.
  • Menyimpan sampel sementara untuk diamati.

Bagian-bagian tabung reaksi

  1. 1Mulut tabung (kadang berbibir) – bibir memudahkan menuang dan memegang
  2. 2Badan tabung – kaca borosilikat tahan panas atau kaca soda
  3. 3Dasar bulat – panas merata dan mudah dibersihkan
Bagian-bagian tabung reaksi: 1) mulut tabung (kadang berbibir), 2) badan tabung, 3) dasar bulat.
Bagian-bagian tabung reaksi: 1) mulut tabung (kadang berbibir), 2) badan tabung, 3) dasar bulat.

Cara menggunakan tabung reaksi

Tabung Reaksi – Langkah 1: Isi secukupnya
Langkah 1

Isi secukupnya

Isi tabung tidak lebih dari sepertiga bila akan dipanaskan atau dikocok, agar isinya tidak menyembur keluar.

Tabung Reaksi – Langkah 2: Panaskan miring dengan penjepit, mulut menjauhi orang
Langkah 2

Panaskan miring dengan penjepit, mulut menjauhi orang

Jepit tabung dekat mulutnya dengan penjepit tabung, miringkan sekitar 45°, dan panaskan bagian atas cairan sambil digoyang perlahan (1). Arahkan mulut tabung menjauhi diri sendiri dan orang lain.

Tabung Reaksi – Langkah 3: Kocok dengan menjentik dasar tabung
Langkah 3

Kocok dengan menjentik dasar tabung

Pegang tabung di bagian atas dan jentik dasarnya dengan jari, atau gunakan vortex mixer. Jangan menutup mulut tabung dengan jari lalu mengocoknya.

Tabung Reaksi – Langkah 4: Simpan berdiri di rak
Langkah 4

Simpan berdiri di rak

Selalu letakkan tabung reaksi berdiri di rak tabung, bukan dibaringkan di meja.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memanaskan dasar tabung saja di satu titik: cairan bisa mendidih mendadak dan menyembur (bumping).
  • Mengarahkan mulut tabung yang dipanaskan ke wajah atau ke orang lain.

Perawatan dan keselamatan

  • Cuci dengan sikat tabung dan bilas air suling, keringkan terbalik di rak.
  • Buang tabung yang retak atau bibirnya gumpil.

Jenis dan ukuran tabung reaksi

Ukuran dinyatakan diameter × panjang, mis. 12 × 75 mm, 16 × 150 mm, dan 18 × 180 mm. Tersedia tanpa atau dengan tutup ulir, kaca borosilikat untuk pemanasan, dan plastik sekali pakai untuk sampel biologis. Tabung sentrifus berbeda karena dasarnya kerucut.

Tabung Reaksi di AMI Scientific

Contoh tabung reaksi yang tersedia di toko kami. Semua harga belum termasuk PPN.

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Pertanyaan yang sering diajukan

Mengapa tabung reaksi dipanaskan dalam posisi miring?

Posisi miring memperluas permukaan cairan dan mengurangi risiko cairan menyembur keluar saat mendidih.

Berapa isi maksimal tabung reaksi?

Untuk dipanaskan atau dikocok, isi tidak lebih dari sepertiga tabung.

Alat terkait

Disusun tim AMI Scientific dari praktik laboratorium baku. Ilustrasi: AMI Scientific. Diperbarui: 06-11-2026.

Butuh tabung reaksi untuk laboratorium Anda?

AMI Scientific menyediakan alat gelas, instrumen, dan bahan kimia laboratorium dengan faktur pajak dan pengiriman ke seluruh Indonesia.