Nanopowder boron karbida (boron carbide nanopowder, B4C) ini berupa serbuk hitam berfase kristal heksagonal dengan kemurnian 99,5+% dan ukuran partikel rata-rata 40-60 nm. Material dibuat dengan metode fisika, memiliki luas permukaan spesifik 55,0 m2/g dan densitas curah 0,1 g/cm3.
Boron karbida termasuk material paling keras dan paling stabil, serta tidak bereaksi dengan larutan asam maupun basa. Karena itu, material ini banyak dipakai sebagai abrasif untuk pemolesan dan lapping, juga sebagai abrasif lepas dalam proses pemotongan seperti water jet cutting.
Boron karbida mampu menyerap neutron tanpa menghasilkan radiasi berumur panjang, sehingga digunakan pada perisai nuklir, batang kendali, dan pelet shut-down. Analisis unsur menunjukkan rasio B : C sebesar 77,5 : 21,5, dengan kadar O, Fe, dan Si masing-masing 0,1% serta N 0,08%.
- Abrasif untuk proses pemolesan dan lapping.
- Abrasif lepas pada proses pemotongan seperti water jet cutting.
- Material penyerap neutron untuk perisai nuklir.
- Komponen batang kendali dan pelet shut-down pada reaktor nuklir.
| Merek | Nanografi |
|---|---|
| Nomor CAS | — |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | 99,5+% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 1 g, 5 g, 25 g, 100 g |
| Bentuk fisik | — |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: NG04CO0402
- Ukuran Partikel Rata-rata: 40-60 nm
- Warna: hitam
- Densitas Curah: 0,1 g/cm3
- Potensial Zeta: -26 mV
- Luas Permukaan Spesifik: 55,0 m2/g
- Fase Kristal: heksagonal
- Metode Pembuatan: metode fisika
- B C: 77,5 : 21,5 %
- O: 0,1 %
- N: 0,08 %
- Fe: 0,1 %
- Si: 0,1 %
Simpan nanopowder dalam kemasan tersegel vakum di ruangan sejuk dan kering. Hindari paparan udara dan tekanan mekanis. Lihat MSDS untuk informasi keselamatan.
—
