2,2'-(9,9-dioktil-9H-fluorena-2,7-diil)bis(4,4,5,5-tetrametil-1,3,2-dioksaborolana) (CAS 196207-58-6), dikenal juga sebagai ester bis(pinakol) asam 9,9-dioktilfluorena-2,7-diboronat (diboronic acid bis(pinacol) ester), adalah monomer untuk membangun polimer semikonduktor. Bahan ini berupa serbuk putih dengan kemurnian >98% dan digunakan dalam riset OLED, PLED, OFET, serta sel surya polimer.
Polifluorena teralkilasi diminati karena elektroluminesensi biru murni yang efisien, mobilitas pembawa muatan tinggi, dan kemudahan pemrosesan, sehingga cocok untuk teknologi layar dan fotovoltaik. Ester diboronat ini menyumbang unit polifluorena pada material seperti PFO (F8), F8BT, dan PFN.
Rute yang umum adalah polimerisasi kopling Suzuki dengan 4,7-dibromo-2,1,3-benzotiadiazol untuk menghasilkan F8BT. F8BT dapat dicampur dengan PFO untuk OLED hijau berefisiensi tinggi atau dipakai sebagai akseptor pada perangkat campuran polimer, sedangkan PFN berfungsi sebagai lapisan antara katode pada OPV untuk meningkatkan ekstraksi elektron. Material ini dikarakterisasi dengan 1H-NMR dalam CDCl3.
- Sintesis F8BT melalui polimerisasi kopling Suzuki dengan 4,7-dibromo-2,1,3-benzotiadiazol.
- Pembuatan emitor polifluorena untuk riset OLED dan PLED.
- Sintesis polimer semikonduktor untuk transistor efek medan organik (OFET).
- Pembuatan polimer terkonjugasi, seperti lapisan antara PFN, untuk sel surya polimer.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 196207-58-6 |
| Rumus molekul | C41H64B2O4 |
| Kemurnian | >98% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | Serbuk putih |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: B201
- Berat Molekul: 642,57 g/mol
- Titik Leleh: 127 °C - 131 °C
—
—
