2,5-Dibromo-3-klorotiofena (2,5-Dibromo-3-chlorothiophene, CAS 32431-91-7) adalah turunan tiofena yang bersifat miskin elektron, dengan substituen klorin pada posisi 3 serta atom bromin pada posisi 2 dan 5. Produk Ossila ini memiliki kemurnian >97% dan berbentuk serbuk/kristal putih pucat, digunakan sebagai blok penyusun (building block) dalam sintesis semikonduktor organik, terutama untuk material OLED dan fotovoltaik organik.
Kedua gugus bromida di ujung molekul beserta gugus klorida memudahkan berbagai reaksi kopling. Senyawa ini telah dipakai untuk membuat semikonduktor polimer berefisiensi tinggi dengan celah pita (bandgap) menengah hingga lebar, misalnya PTCl. Polimer tersebut mudah larut dan dapat diproses dengan toluena, THF, dan xilena, sehingga mendukung pemrosesan larutan sel surya organik yang lebih ramah lingkungan dan berbiaya rendah.
Pemanfaatannya dilaporkan dalam publikasi tentang polimer donor berbasis tiofena terklorinasi untuk sel surya nonfullerena di jurnal Solar RRL (2019 dan 2020). Berat molekulnya 276,38 g/mol dengan titik leleh 24 °C - 25 °C.
- Sintesis semikonduktor polimer dengan celah pita menengah hingga lebar seperti PTCl.
- Pembuatan polimer donor berbasis tiofena terklorinasi untuk sel surya organik nonfullerena.
- Blok penyusun untuk material OLED dan fotovoltaik organik.
- Monomer untuk reaksi kopling melalui gugus ujung bromida.
- Pengembangan polimer mudah larut yang dapat diproses dalam toluena, THF, dan xilena untuk pemrosesan larutan ramah lingkungan.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 32431-91-7 |
| Rumus molekul | C4HBr2ClS |
| Kemurnian | >97% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 1 g, 5 g, 10 g, 25 g |
| Bentuk fisik | Serbuk/kristal putih pucat |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: B761
- Berat Molekul: 276,38 g/mol
- Sinonim: Thiophene, 2,5-dibromo-3-chloro-
- Klasifikasi / Golongan: Turunan tiofena, Intermediet material semikonduktor organik, Sintesis Semikonduktor, Fotovoltaik Organik
- Titik Leleh: 24 °C - 25 °C
—
—
