3,7-Dibromo-10H-fenotiazin (3,7-Dibromo-10H-phenothiazine, 37DBrPTz, CAS 21667-32-3) adalah turunan 10H-fenotiazin dengan dua atom brom pada posisi simetris 3 dan 7. Produk Ossila ini berupa serbuk hijau pucat hingga krem dengan kemurnian di atas 98%, dan digunakan sebagai blok penyusun heterosiklik untuk material elektronik organik dan energi.
Inti fenotiazin memiliki konformasi kupu-kupu yang tidak planar sehingga menekan agregasi intramolekul dan pembentukan eksimer. Atom nitrogen dan sulfur yang kaya elektron memberinya sifat donor lebih kuat dibanding amina seperti trifenilamina, tetrahidrokuinolin, dan karbazol. Karena itu turunan fenotiazin banyak dipakai pada sel surya tersensitisasi pewarna (DSSC) dan riset baterai; baterai seng berbasis PTZAN mencapai 2000 siklus, 1,3 V, 145 mAh g−1, dan 187,2 Wh kg−1.
Senyawa ini juga menjadi prekursor monolayer rakitan mandiri (self-assembled monolayer, SAM) seperti Br-2EPT, yang berfungsi sebagai kontak selektif hole antara anoda dan lapisan perovskit. Sel surya perovskit p-i-n dengan antarmuka ini mencapai efisiensi konversi daya hingga 22,44% (tersertifikasi 21,81%).
- Sintesis material donor untuk sel surya tersensitisasi pewarna (DSSC).
- Pembuatan SAM selektif hole seperti Br-2EPT untuk sel surya perovskit p-i-n.
- Blok penyusun material elektroda organik tipe-p untuk riset baterai seng.
- Prekursor polimer injeksi hole berbasis fenotiazin untuk dioda pemancar cahaya polimer.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 21667-32-3 |
| Rumus molekul | C12H7Br2NS |
| Kemurnian | > 98% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 5 g, 10 g, 25 g |
| Bentuk fisik | Serbuk hijau pucat hingga krem |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: B4671
- Berat Molekul: 357,07 g/mol
- Sinonim: 37DBrPTz, Thiodiphenylamine, Dibenzothiazine, Dibenzoparathiazine
- Klasifikasi: 10H-fenotiazin, Blok penyusun heterosiklik, SAM
—
—
