Asetamidinium iodida (acetamidinium iodide, ADI), yang juga dikenal sebagai asetamidin hidroiodida atau 1-aminoethaniminium iodide, adalah bahan prekursor perovskit (perovskite precursor) dari Ossila dengan nomor CAS 1452099-14-7. Senyawa ini termasuk golongan halida alkilamonium (alkylammonium halides), yaitu kelompok senyawa yang ditambahkan peneliti ke dalam formulasi perovskit untuk mengubah struktur dan perilakunya. Produk ini berbentuk serbuk/kristal dengan kemurnian 98%.
Dalam riset perovskit, ADI banyak dipakai untuk mengatur sifat listrik perangkat seperti sel surya perovskit dan LED perovskit. Kationnya berukuran lebih besar dibandingkan kation pada formamidinium iodida (FAI). Perbedaan ukuran ini cenderung menghambat terbentuknya struktur perovskit 3D, sehingga membantu meningkatkan stabilitas perangkat elektronik berbasis perovskit dalam jangka panjang.
Senyawa ini memiliki rumus kimia C2H7IN2, berat molekul 185,99 g/mol, dan titik leleh 100 °C. Produk tersedia dalam kemasan 10 g, cocok bagi laboratorium yang mengembangkan lapisan tipis perovskit, meneliti struktur berdimensi rendah, serta berupaya meningkatkan stabilitas perangkat optoelektronik.
- Mengatur sifat listrik sel surya perovskit.
- Memodifikasi komposisi perovskit untuk LED perovskit.
- Menghambat pertumbuhan struktur 3D guna meningkatkan stabilitas perangkat elektronik perovskit.
- Digunakan sebagai prekursor halida alkilamonium dalam riset material perovskit.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 1452099-14-7 |
| Rumus molekul | C2H7IN2 |
| Kemurnian | 98% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 10 g |
| Bentuk fisik | Serbuk/kristal |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: M2064A1
- Berat molekul: 185,99 g/mol
- Sinonim: ADI, Asetamidin Hidroiodida, 1-aminoethaniminium iodide
- Titik leleh: 100 °C
- Klasifikasi: Halida alkilamonium, Bahan prekursor perovskit
—
—
