Dimetilamonium iodida (dimethylammonium iodide, DMAI; CAS 51066-74-1) adalah garam alkilamonium halida produksi Ossila yang tersedia dalam bentuk serbuk atau kristal dengan kemurnian di atas 99,5%. Kegunaan utamanya di laboratorium adalah sebagai bahan awal pembuatan DMAPbI3, senyawa timbal iodida dengan struktur perovskit heksagonal 2H.
Berbeda dengan senyawa analognya yang banyak diteliti, MAPbI3, DMAPbI3 dilaporkan tetap stabil pada kondisi udara terbuka selama beberapa bulan. Senyawa ini juga memiliki celah optik yang cukup lebar, sekitar 2,59 eV, yang menunjukkan bahwa konduktivitasnya bersifat ionik dan bukan elektronik. Karena itu, bahan ini menarik bagi peneliti yang mempelajari transisi fasa, sifat dielektrik, dan transpor ion pada perovskit hibrida organik-anorganik.
Selain membentuk fasa perovskitnya sendiri, DMAI, seperti alkilamonium halida lainnya, juga dipakai sebagai aditif untuk mengatur struktur kristal perovskit agar diperoleh sifat fisik yang diinginkan. Bahan ini termasuk kelompok material prekursor perovskit untuk riset sel surya perovskit dan LED perovskit. Nama lainnya adalah dimetilamina hidroiodida atau N-metilmetanaminium iodida, dengan rumus kimia C2H8IN, berat molekul 173,0 g/mol, dan titik leleh 153,85 °C.
- Sintesis DMAPbI3 dengan struktur perovskit heksagonal 2H.
- Aditif untuk mengatur struktur dan sifat fisik material perovskit.
- Material prekursor dalam penelitian sel surya perovskit.
- Material prekursor dalam penelitian LED perovskit.
- Kajian transpor ionik dan sifat dielektrik pada perovskit hibrida.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 51066-74-1 |
| Rumus molekul | C2H8IN |
| Kemurnian | >99,5% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 10 g |
| Bentuk fisik | Serbuk/kristal |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: M2068A1
- Berat molekul: 173,0 g/mol
- Sinonim: Dimetilamina hidroiodida, N-Metilmetanaminium iodida, DMAI
- Klasifikasi / Kelompok: Alkilamonium halida, Material prekursor perovskit, Sel surya perovskit, LED perovskit
- Titik leleh: 153,85 °C
—
—
