Etilamonium bromida (ethylammonium bromide, EABr; CAS 593-55-5) dari Ossila adalah garam halida alkilamonium berkemurnian tinggi yang digunakan sebagai prekursor perovskit (perovskite precursor). Dengan kemurnian >99%, bahan ini ditujukan bagi peneliti yang mengembangkan sel surya perovskit, LED perovskit, dan perangkat elektronik hibrida lainnya.
Penambahan EABr ke dalam formulasi perovskit memungkinkan modifikasi struktur kristalit, pengendalian perkembangan morfologi film, serta penyetelan sifat optik material demi meningkatkan efisiensi perangkat. Senyawa ini telah dipakai untuk membentuk perovskit berlapis (EA)2(MA)n−1PbnBr3n+1; perangkat pemancar cahaya biru langit berbasis lapisan tersebut mencapai EQE maksimum 2,6% dan efisiensi daya 1 lm/W pada 100 cd/m2.
Senyawa yang juga dikenal sebagai etilamina hidrobromida atau etanamina hidrobromida ini memiliki rumus C2H8BrN, berat molekul 125,99 g/mol, dan titik leleh 160 °C. Produk tersedia dalam bentuk serbuk/kristal.
- Prekursor pembuatan film perovskit berlapis untuk perangkat pemancar cahaya perovskit biru langit.
- Modifikasi struktur kristalit dan morfologi film material perovskit.
- Penyetelan sifat optik material perovskit untuk meningkatkan efisiensi perangkat hibrida.
- Penelitian sel surya perovskit dan LED perovskit.
- Studi pengaruh ukuran kation organik terhadap celah pita nanokristal perovskit timbal bromida organik.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 593-55-5 |
| Rumus molekul | C2H8BrN |
| Kemurnian | >99% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | Serbuk/kristal |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: M2067A1
- Berat molekul: 125,99 g/mol
- Sinonim: Etilamina hidrobromida, Etanamina hidrobromida, EABr
- Klasifikasi / Golongan: Halida alkilamonium, Material prekursor perovskit, Sel surya perovskit, LED perovskit
- Titik leleh: 160 °C
—
—
