Etilamonium iodida (ethylammonium iodide, EAI) dengan CAS 506-58-1 merupakan garam halida alkilamonium yang digunakan sebagai bahan prekursor dalam pembuatan sel surya perovskit (perovskite solar cells) dan LED perovskit. Produk Ossila ini memiliki kemurnian 98% dalam bentuk serbuk/kristal, dengan rumus kimia C2H8IN, berat molekul 173 g/mol, dan titik leleh 193 °C. Nama lainnya antara lain ethylamine hydroiodide dan ethanamine hydriodide.
Fungsinya serupa dengan metilamonium iodida, namun kation etilamonium yang lebih besar mengubah struktur elektronik perovskit yang terbentuk. Pada (CH3CH2NH3)PbI3, konjugasi kation dengan kerangka timbal iodida menjadi lebih lemah sehingga celah pita melebar: celah pita optiknya sekitar 2,2 eV dengan posisi pita valensi 5,6 eV, dibandingkan 1,5 eV dan 5,4 eV pada (CH3NH3)PbI3.
Sejumlah publikasi juga meneliti penggunaan etilamonium iodida sebagai aditif untuk menghasilkan perangkat fotovoltaik perovskit berkinerja dan berdaya tahan tinggi. Tersedia dalam kemasan 10 g dan 25 g.
- Prekursor untuk pembuatan lapisan perovskit etilamonium timbal iodida pada sel surya.
- Bahan prekursor untuk LED perovskit.
- Aditif pada perangkat fotovoltaik perovskit untuk meningkatkan kinerja dan daya tahan.
- Penelitian struktur perovskit bercelah pita lebih lebar melalui substitusi kation.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 506-58-1 |
| Rumus molekul | C2H8IN |
| Kemurnian | 98% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 10 g, 25 g |
| Bentuk fisik | Serbuk/kristal |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: M2066A1
- Berat molekul: 173 g/mol
- Sinonim: EAI, Ethylamine hydroiodide, Ethanamine hydriodide
- Klasifikasi / Golongan: Halida alkilamonium, Bahan prekursor perovskit, Sel surya perovskit, LED perovskit
- Titik leleh: 193 °C
—
—
