Iodida iso-butilamonium (iso-butylammonium iodide, iBAI; CAS 205508-75-4) dari Ossila adalah material prekursor perovskit golongan alkilamonium halida dengan kemurnian 98%. Bahan berbentuk serbuk atau kristal ini digunakan untuk mengatur struktur perovskit, termasuk ukuran butiran (grain) dan nanoplate, pada pengembangan LED perovskit dan sel surya perovskit.
Molekulnya memiliki rantai samping iso-butil yang bercabang. Percabangan ini meningkatkan kelarutan sekaligus menghambat terbentuknya struktur perovskit tiga dimensi, sehingga membantu menjaga kestabilan kinerja perangkat.
Senyawa ini memiliki rumus kimia C4H12IN, berat molekul 201,05 g/mol, dan titik leleh 168,2 °C. Nama lainnya antara lain 2-Methylpropan-1-aminium iodide dan iso-Butylamine hydriodide.
- Mengatur ukuran butiran perovskit pada lapisan tipis untuk sel surya perovskit.
- Mengendalikan dimensi nanoplate perovskit dalam riset LED perovskit.
- Menghambat pertumbuhan perovskit 3D untuk meningkatkan stabilitas kinerja perangkat.
- Digunakan sebagai prekursor alkilamonium halida dalam sintesis material perovskit.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 205508-75-4 |
| Rumus molekul | C4H12IN |
| Kemurnian | 98% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 10 g |
| Bentuk fisik | Serbuk/kristal |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: M2059A1
- Berat molekul: 201,05 g/mol
- Sinonim: iBAI, 2-Methylpropan-1-aminium iodide, iso-Butylamine hydriodide
- Klasifikasi / Golongan: Alkilamonium halida, Material prekursor perovskit, Sel surya perovskit, LED perovskit
- Titik leleh: 168,2 °C
—
—
