Ossila M2441A1 adalah serbuk nano nikel (II) oksida (nickel (II) oxide nanopowder, NiO/NiOx) dengan ukuran partikel rata-rata 8–18 nm dan kemurnian 99,5%. Serbuk berwarna abu-abu gelap dengan CAS 1313-99-1 ini memiliki struktur kristal kubik berpusat muka dan luas permukaan spesifik di atas 95 m2/g, sehingga cocok untuk riset material energi. Tersedia dalam kemasan 10 g dan 25 g.
Pada fotovoltaik perovskit, nikel (II) oksida berfungsi sebagai lapisan transpor hole (hole-transport layer, HTL). HTL NiO dilaporkan memiliki konduktivitas 2,45 × 10-2 mS/cm dan kemampuan ekstraksi hole 7,01×10-3 cm2/V⋅s, dan sel surya perovskit terbalik yang menggunakannya mencapai efisiensi konversi daya 22,62%.
Material ini juga diteliti untuk penyimpanan energi elektrokimia. Superkapasitor dari serbuk nano ini menunjukkan kapasitansi spesifik 605 F/g pada 5A/g dengan stabilitas 500 siklus. Sebagai material katoda, serbuk ini dipakai pada baterai berbasis kertas dengan rapat arus maksimum 1,94 mA/cm2 dan rapat daya 1 mW/cm2. Secara tradisional, nikel (II) oksida juga digunakan untuk frit, ferit, dan glasir porselen.
- Material lapisan transpor hole untuk sel surya perovskit terbalik.
- Material elektroda untuk riset superkapasitor.
- Material katoda untuk pengembangan baterai, termasuk baterai berbasis kertas.
- Riset katalisis dan material monolayer swa-rakit.
- Pembuatan frit, ferit, dan glasir porselen.
| Merek | Ossila |
|---|---|
| Nomor CAS | 1313-99-1 |
| Rumus molekul | NiO |
| Kemurnian | 99,5% |
| Kategori | — |
| Ukuran kemasan | 10 g, 25 g |
| Bentuk fisik | Serbuk abu-abu gelap |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: M2441A1
- Berat Molekul: 74,69 g/mol
- Sinonim: Nikel monoksida, Nikel oksida (NiO), Bunsenite, Oxonickel, NiOx
- Ukuran Partikel Rata-rata: 8–18 nm
- Luas Permukaan Spesifik: > 95 m2/g
- Densitas Curah: 0,8 g/cm3
- Densitas Sejati: 6,8 g/cm3
- Titik Leleh: 1984 °C
Lihat MSDS serbuk nikel (II) oksida untuk informasi penanganan dan penyimpanan yang aman.
—
