Acetonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, terutama dalam laboratorium kimia. Sebagai pelarut organik, acetonitrile memiliki kemampuan untuk melarutkan berbagai senyawa organik dan anorganik, sehingga menjadi bahan penting dalam proses sintesis, analisis, dan isolasi senyawa kimia. Bahan ini sering digunakan dalam analisis kromatografi, sintesis senyawa organik, serta dalam proses pemisahan komponen kimia. Karena sifatnya yang polar dan volatil, acetonitrile juga digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan penelitian.
Acetonitrile memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap memerlukan penanganan yang hati-hati karena kemungkinan mengandung racun dan mudah terbakar. Bahan ini memiliki titik didih yang tinggi, sehingga cocok untuk proses pemanasan dalam laboratorium. Kemampuannya untuk larut dalam air dan pelarut organik lainnya menjadikannya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi.
Di laboratorium Indonesia, acetonitrile digunakan secara rutin dalam penelitian kimia, analisis kualitatif dan kuantitatif, serta dalam pengembangan produk kimia. Bahan ini sangat relevan dalam kebutuhan penelitian lokal, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Ketersediaan produk yang berkualitas dan sesuai standar internasional menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium di Indonesia.
Produk TCI terkait
- TCI T4424 2314-97-8 Trifluoroiodomethane (ca 10% in Acetonitrile, ca 04mol/L)
- TCI T3905 58452-28-1 Tetrakis(acetonitrile)copper(I) Trifluoromethanesulfonate
- TCI T3079 80049-61-2 Tris(acetonitrile)cyclopentadienylruthenium(II) Hexafluorophosphate
- TCI T3023 68569-14-2 Tetrakis(acetonitrile)palladium(II) Bis(trifluoromethanesulfonate)
- TCI T1193 13781-53-8 Thiophene-3-acetonitrile
- TCI B2821 4414-88-4 (2-Benzimidazolyl)acetonitrile
- Analisis kromatografi untuk pemisahan senyawa kimia kompleks
- Sintesis senyawa organik dalam reaksi kimia tertentu
- Pemisahan dan isolasi komponen dalam proses ekstraksi
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam laboratorium analitik
- Penyediaan pelarut dalam proses reaksi kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 75-05-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Solvents > Nitrile Solvents |
| Ukuran kemasan | 25 mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Acetonitrile harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas. Bahan ini bersifat mudah terbakar, sehingga harus disimpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifatnya yang volatil, wadah harus ditutup rapat untuk mencegah penguapan. Selalu pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak ada bahan kimia berbahaya lainnya yang bersifat reaktif.
- Bracht (2011). Acetonitrile (CAS No. 75-05-8). Revista Virtual de Química doi:10.5935/1984-6835.20110006
- Nagai dkk. (2002). Infrared depletion spectroscopy of aniline–acetonitrile cation and aniline–acetonitrile–water cation clusters. Chemical Physics doi:10.1016/s0301-0104(02)00637-7
- Torrie dkk. (1992). Phase transition in solid acetonitrile. Molecular Physics doi:10.1080/00268979200100441
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
