Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2382-80-1

N-Acetyl-L-tryptophan Ethyl Ester TCI A0122

N-Acetyl-L-tryptophan Ethyl Ester TCI A0122

Identitas Kimia

Nama lain
Ac-Trp-OEt
No. CAS
2382-80-1
PubChem
CID 2724382·SID 87561816
Rumus molekul
C15H18N2O3
Berat molekul
274.31 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
ethyl (2S)-2-acetamido-3-(1H-indol-3-yl)propanoate
SMILES
CCOC(=O)[C@H](CC1=CNC2=CC=CC=C21)NC(=O)C
InChIKey
KQGQONPKSKUHHT-AWEZNQCLSA-N
Harga reguler Rp 1.140.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.140.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI A0122 N-Acetyl-L-tryptophan Ethyl Ester adalah turunan asam amino L-triptofan yang gugus aminonya diasetilasi dan gugus karboksilnya diesterkan dengan etanol. Modifikasi pada kedua ujung tersebut menghasilkan molekul yang menyerupai satu residu triptofan di dalam rantai peptida, namun tanpa ujung amino maupun karboksil yang bebas. Di laboratorium, senyawa ini dikelompokkan dalam kimia peptida dan kimia biologi, dan sering dipakai sebagai senyawa model, substrat uji, atau bahan acuan dalam kajian yang melibatkan residu triptofan.

Keunggulan senyawa ini terletak pada gugus indol dari triptofan yang tetap utuh. Indol dikenal memiliki sifat spektroskopik khas, sehingga turunan triptofan sering dimanfaatkan dalam studi serapan ultraviolet maupun fluoresensi. Ikatan ester pada ujung karboksil juga membuat molekul ini dapat berperan sebagai substrat bagi enzim yang menghidrolisis ester, sementara gugus asetil melindungi nitrogen dari reaksi yang tidak diinginkan. Kombinasi inilah yang menjadikannya pilihan praktis bagi peneliti yang membutuhkan model residu triptofan yang sederhana dan terdefinisi.

Bagi laboratorium biokimia, kimia bahan alam, dan farmasi di Indonesia, kemasan 1 g dari TCI ini sesuai untuk kebutuhan riset berskala kecil yang membutuhkan ketelitian. Jumlah tersebut cukup untuk menyiapkan beberapa larutan stok bagi serangkaian percobaan kinetika atau uji pembanding. Peneliti yang baru memulai kajian interaksi protein dengan ligan, atau mahasiswa yang mengerjakan penelitian enzim, dapat memanfaatkan senyawa ini sebagai titik awal yang mudah dikendalikan.

Brosur TCI (PDF)

  • Substrat model untuk uji aktivitas enzim: gugus ester pada ujung karboksil memungkinkan senyawa ini dipakai dalam kajian protease atau esterase yang mengenali residu aromatik.
  • Senyawa model residu triptofan: gugus asetil dan ester menutup kedua ujung molekul sehingga perilaku rantai samping indol dapat dipelajari tanpa gangguan gugus amino atau karboksil bebas.
  • Studi fluoresensi dan spektroskopi UV: gugus indol memberi sifat optik khas yang berguna sebagai pembanding dalam kajian lingkungan mikro serta interaksi protein-ligan.
  • Referensi dalam kimia peptida: turunan terlindungi seperti ini membantu peneliti membandingkan reaktivitas, kelarutan, dan perilaku kromatografi residu triptofan dalam pengembangan metode.
  • Bahan praktikum biokimia lanjut: kemasan kecil 1 g memadai untuk demonstrasi kinetika enzim dan analisis turunan asam amino bagi kelompok mahasiswa terbatas.

Merek TCI (kode produk A0122)
Nomor CAS 2382-80-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik mengikuti keterangan pada label dan lembar data dari produsen
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, lindungi dari cahaya

Simpan N-Acetyl-L-tryptophan Ethyl Ester dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya langsung karena gugus indol pada umumnya peka terhadap cahaya dan oksidasi. Hindari paparan kelembapan agar ikatan ester tidak terhidrolisis perlahan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, dan hindari menghirup debu halus. Karena kemasannya kecil, timbang secukupnya dan tutup kembali wadah segera. Larutan stok sebaiknya dibuat segar atau disimpan sesuai anjuran produsen. Baca lembar data keselamatan sebelum bekerja, dan buang sisa bahan sesuai ketentuan pengelolaan limbah kimia di laboratorium Anda.

—