8-Azaadenine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleosida, yang memiliki peran penting dalam berbagai eksperimen biokimia dan molekuler. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa-senyawa yang memiliki struktur mirip DNA atau RNA, seperti analog nukleotida. Karena struktur kimianya yang unik, 8-Azaadenine dapat berfungsi sebagai substrat atau inhibitor dalam reaksi enzimatik tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk penelitian terkait mekanisme aktivasi enzim, regulasi gen, dan pengembangan obat.
8-Azaadenine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan berbagai molekul biologis. Bahan ini tidak mudah terdegradasi dalam kondisi laboratorium yang biasa, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi struktur kimia, 8-Azaadenine menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang membutuhkan presisi dan akurasi.
Di laboratorium Indonesia, 8-Azaadenine sering digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Bahan ini menjadi bagian dari protokol eksperimen yang mengarah pada pengembangan produk farmasi baru atau pemahaman mekanisme penyakit. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan untuk penelitian mereka.
- Pengujian aktivitas enzim untuk memahami mekanisme katalitik dalam reaksi biokimia
- Sintesis senyawa analog nukleotida sebagai bahan baku dalam pengembangan obat
- Eksperimen untuk mengamati pengaruh 8-Azaadenine terhadap ekspresi gen tertentu
- Penelitian tentang regulasi metabolisme nukleotida dalam sel
- Penggunaan dalam uji toksisitas untuk mengevaluasi dampak bahan kimia terhadap sel hidup
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1123-54-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nukleosida, Nukleotida, Oligonukleotida |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
8-Azaadenine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas bahan tetap terjaga selama penggunaan.
- Gómez-Coca dkk. (2004). Quantification of isomeric equilibria formed by metal ion complexes of 8-[2-(phosphonomethoxy)ethyl]-8-azaadenine (8,8aPMEA) and 9-[2-(phosphonomethoxy)ethyl]-8-azaadenine (9,8aPMEA). Derivatives of the antiviral nucleotide analogue 9-[2-(phosphonomethoxy)ethyl]adenine (PMEA). JBIC Journal of Biological Inorganic Chemistry doi:10.1007/s00775-004-0591-7
- Sanyal dkk. (1991). Interaction energy studies on antibiotics nucleoside analogs 2-azaadenine. Journal of Theoretical Biology doi:10.1016/s0022-5193(05)80427-8
- SHELDRICK dkk. (1990). ChemInform Abstract: Preparation and Structural Characterization of Methylmercury(II) Complexes of 7‐Deaza‐8‐azaadenine.. ChemInform doi:10.1002/chin.199005233
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
