N-Allylaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang terdiri dari rantai allyl yang terikat pada gugus anilina, sehingga memberikan sifat reaktif yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat, bahan kimia industri, dan senyawa organik lainnya.
N-Allylaniline memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap oksidasi dan reaksi dengan bahan kimia lainnya. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi nucleofilik, elektrofilik, dan reaksi substitusi. Ketersediaannya dalam bentuk cairan membuatnya mudah untuk digunakan dalam berbagai proses laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, N-Allylaniline sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia. Karena kebutuhan akan bahan baku kimia yang berkualitas, N-Allylaniline menjadi pilihan yang relevan dan relevan dengan kebutuhan lokal.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia farmasi
- Pembuatan senyawa organik kompleks dalam penelitian material baru
- Reaksi nucleofilik dalam sintesis senyawa aromatik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik
- Produksi bahan baku untuk industri kimia dan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 589-09-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan udara |
N-Allylaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya serta udara bebas. Bahan ini bersifat sensitif terhadap oksidasi, sehingga wadah harus dibuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau napas. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa ini.
- Berger dkk. (1993). Amidomercuration-Cyclization of N-tert-Butoxycarbonyl-2-allylaniline Derivatives. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-93-6409
- BERGER dkk. (1994). ChemInform Abstract: Amidomercuration‐Cyclization of N‐tert‐Butoxycarbonyl‐2‐allylaniline Derivatives.. ChemInform doi:10.1002/chin.199413117
- RANER dkk. (1992). ChemInform Abstract: Heterocyclic Syntheses Through Electrophilic Ring Closure Reactions of ortho‐Allylaniline Systems.. ChemInform doi:10.1002/chin.199211176
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

![5,10-Bis(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)naphtho[1,2-c:5,6-c']bis([1,2,5]oxadiazole) - TCI B5774 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B5774.jpg?v=1769180228&width=533)

