4-Amino-2,3,5,6-tetrafluorobenzamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang terdiri dari gugus amina dan fluorin pada cincin benzena, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk sintesis senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
Karena memiliki struktur fluorin yang stabil dan gugus amina yang reaktif, senyawa ini memiliki sifat kimia yang unik yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Sifat ini menjadikannya pilihan utama dalam reaksi yang memerlukan substitusi fluorin atau pengembangan senyawa dengan sifat tertentu. Keberagaman aplikasinya membuatnya relevan dalam berbagai bidang penelitian.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, farmakologi, dan material. Karena kebutuhan akan senyawa sintetik yang spesifik, senyawa ini sering dicari oleh peneliti yang bekerja di bidang kimia dan ilmu kesehatan. Ketersediaannya dari produsen ternama seperti TCI juga memudahkan akses bagi para peneliti lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 34
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan substitusi fluorin untuk meningkatkan aktivitas biologis
- Pengembangan bahan kimia industri yang membutuhkan struktur fluorin stabil
- Penelitian tentang reaksi kimia organik yang melibatkan gugus amina dan fluoro
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis senyawa kompleks
- Uji aktivitas biologis senyawa baru melalui modifikasi struktur kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1548-74-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan atau kontaminasi. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Penanganannya harus hati-hati, terutama dalam penggunaan dan penimbangan untuk mencegah paparan langsung dan memastikan keamanan di laboratorium.
—



