5-Aminoquinoline adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, dengan struktur dasar yang terdiri dari cincin aromatik dan gugus amin di posisi tertentu. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang memiliki aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) yang memungkinkan peneliti mengembangkan senyawa baru melalui reaksi kimia tertentu.
5-Aminoquinoline memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan oksidator atau suhu tinggi. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memerlukan proses pemrosesan yang hati-hati untuk memastikan presisi hasil sintesis. Karena sifat tersebut, senyawa ini dipilih sebagai bahan utama dalam penelitian yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil.
Di laboratorium Indonesia, 5-Aminoquinoline digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia organik. Bahan ini menjadi bagian penting dalam upaya pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis atau aplikasi industri. Peneliti di Indonesia secara aktif memanfaatkan senyawa ini untuk mendukung inovasi dalam bidang ilmu kimia dan kesehatan.
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur heterosiklik kompleks
- Penelitian tentang aktivitas anti-mikroba dan anti-kanker berbasis senyawa heterosiklik
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan obat-obatan
- Studi struktur molekuler dan reaktivitas senyawa heterosiklik
- Analisis dan karakterisasi senyawa kimia dalam proses sintesis organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 611-34-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
5-Aminoquinoline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Bahan ini bersifat sensitif terhadap oksidasi, sehingga perlu dihindari paparan udara bebas atau bahan pengoksidasi. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Li dkk. (2006). Highly Sensitive Spectrofluorometric Determination of Trace Amounts of Mercury with a New Fluorescent Reagent, 2-Hydroxy-1-naphthaldehydene-8-aminoquinoline. Analytical Sciences doi:10.2116/analsci.22.607
- Eggert dkk. (1990). Compounds with Positive Inotropic Activity, III1):Synthesis of 4‐Aminoquinoline Derivatives as Potential Positive Inotropic Agents. Archiv der Pharmazie doi:10.1002/ardp.19903230911
- Maraval dkk. (2003). Porphyrin—Aminoquinoline Conjugates as Telomerase Inhibitors.. ChemInform doi:10.1002/chin.200324211
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
