5-Azacytosine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam studi tentang modifikasi DNA dan RNA. Sebagai salah satu senyawa heterosiklik, 5-Azacytosine memiliki struktur yang mirip dengan sitosin, tetapi dengan substitusi nitrogen pada posisi ke-5. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks dan sebagai bahan baku untuk produksi obat-obatan serta bahan kimia industri. Dalam laboratorium, 5-Azacytosine juga digunakan untuk penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dan pengembangan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
5-Azacytosine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan sinar UV dan oksidasi. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memiliki reaktivitas tinggi terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya. Keunggulan utama dari 5-Azacytosine adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, baik sebagai reaktan maupun katalis. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian lanjutan dalam bidang kimia organik dan biokimia.
Di laboratorium Indonesia, 5-Azacytosine digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia organik, biokimia, dan farmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang modifikasi DNA, pengembangan obat, serta studi tentang mekanisme reaksi kimia. Karena keberadaannya yang relatif terbatas di pasar lokal, 5-Azacytosine menjadi bahan yang penting untuk laboratorium yang membutuhkan senyawa kimia khusus untuk eksperimen yang kompleks.
- Penelitian modifikasi DNA untuk studi epigenetik dan pengembangan obat
- Sintesis senyawa kompleks dalam bidang kimia organik dan farmakologi
- Eksperimen reaksi kimia untuk memahami mekanisme reaksi dan aktivitas biologis
- Pengembangan bahan kimia industri yang memiliki sifat spesifik
- Studi tentang aktivitas biologis senyawa heterosiklik dalam bidang biomedis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 931-86-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya |
5-Azacytosine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Selama penanganan, wajib menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini harus dihindari dari paparan panas atau sinar UV.
- Gore (2006). The Why, Which, When, and How of Azacytosine Nucleosides in Myeloid Malignancies. The Hematologist doi:10.1182/hem.v3.6.6341
- Krecmerova dkk. (2008). Synthesis and Antiviral Activity of Various N4-Acyl Derivatives of Cidofovir and its 5-Azacytosine Counterpart, 1-(S)-[3-Hydroxy-2-(Phosphonomethoxy)Propyl]-5-Azacytosine. Antiviral Research doi:10.1016/j.antiviral.2008.01.125
- Delchev dkk. (2022). Crystal structure and photochemistry of 5-azacytosine: experimental and theoretical study. Журнал структурной химии doi:10.26902/jsc_id88688
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
