Aminomalononitrile p-Toluenesulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang penting dalam bidang kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa-senyawa yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang melibatkan substitusi nitril dan reaksi pembentukan ikatan karbon-karbon. Sifat kimia dan stabilitasnya menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan baku yang dapat diandalkan. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang relatif stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia mengandalkan bahan seperti ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa aktif biologis untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa intermediat dalam produksi obat
- Reaksi kimia untuk pengembangan bahan kimia industri
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa nitril
- Pengujian struktur kimia senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5098-14-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sinar matahari langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—

