1-Cyano-2-propenyl Acetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik di laboratorium, terutama dalam pembuatan senyawa organik kompleks. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi substitusi dan adisi, sehingga menjadi bahan dasar yang sangat penting dalam sintesis senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Bahan ini sering dipakai dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material.
Karena memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Sifat kimianya yang stabil dalam kondisi tertentu menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan yang dapat dipercaya. Selain itu, senyawa ini memiliki titik didih dan titik leleh yang jelas, sehingga memudahkan proses pemisahan dan identifikasi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru, baik untuk keperluan farmasi maupun industri. Ketersediaan bahan ini juga mendukung kegiatan penelitian yang memerlukan bahan dasar kimia yang berkualitas tinggi dan terjangkau.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi adisi dan substitusi dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk industri kimia dan farmasi
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15667-63-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta suhu tinggi. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat disarankan. Karena bersifat kimia, penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja ventilasi baik untuk menghindari paparan uap.
—
