N-Acetyl-L-tyrosine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori peptida kimia, dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks atau dalam penelitian biokimia. Sebagai derivat dari asam amino L-tyrosine, N-Acetyl-L-tyrosine memiliki struktur molekuler yang stabil dan dapat berperan sebagai substrat atau intermediet dalam reaksi kimia tertentu.
N-Acetyl-L-tyrosine memiliki sifat kimia yang sangat stabil dan mudah larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam reaksi yang memerlukan kondisi tertentu seperti pH rendah atau suhu tertentu. Karena sifatnya yang tidak mudah terdegradasi, senyawa ini juga cocok untuk penyimpanan jangka panjang jika disimpan dengan benar.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, N-Acetyl-L-tyrosine sering digunakan dalam penelitian biokimia, farmasi, dan kimia organik. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian yang fokus pada pengembangan senyawa baru atau studi mekanisme reaksi kimia. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
Brosur TCI (PDF)
- Amino Acids and Peptide Synthesis Reagents 2025-08-14 · hal. 11
Produk TCI terkait
- N-Acetyl-L-tyrosine Ethyl Ester Monohydrate, CAS 36546-50-6, TCI A0118
- TCI A0087 1027-28-7 N-Acetyl-3,5-diiodo-L-tyrosine
- N-(tert-Butoxycarbonyl)-O-tert-butyl-L-tyrosine, CAS 47375-34-8, TCI B3485
- TCI B2963 70642-86-3 N-(tert-Butoxycarbonyl)-D-tyrosine
- N-Benzoyl-L-tyrosine, CAS 2566-23-6, TCI B1911
- N-(tert-Butoxycarbonyl)-L-tyrosine, CAS 3978-80-1, TCI B1640
- Digunakan dalam sintesis senyawa peptida untuk penelitian biokimia
- Cocok untuk eksperimen reaksi kimia yang memerlukan substrat stabil
- Dapat dimanfaatkan dalam studi struktur molekuler senyawa kompleks
- Berguna dalam pengembangan obat dan senyawa farmakologis
- Dapat digunakan sebagai bahan baku dalam analisis kualitatif dan kuantitatif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 537-55-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N-Acetyl-L-tyrosine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Saat mengambil bahan ini, pastikan tangan dan wadah yang digunakan bersih dan bebas dari kontaminasi. Hindari penggunaan berlebihan dan pastikan prosedur penanganan sesuai dengan standar keselamatan laboratorium untuk meminimalkan risiko paparan.
- XIE dkk. (2009). Solution interactions between the uranyl cation [UO22+] and histidine, N-acetyl-histidine, tyrosine, and N-acetyl-tyrosine. Journal of Inorganic Biochemistry doi:10.1016/j.jinorgbio.2008.09.003
- DRUML (1995). Utilization of tyrosine-containing dipeptides and N-acetyl-tyrosine in hepatic failure*1. Hepatology doi:10.1016/0270-9139(95)90235-x
- Druml dkk. (1995). Utilization of tyrosine-containing dipeptides and N-acetyl-tyrosine in hepatic failure. Hepatology doi:10.1002/hep.1840210406
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








